Minggu, 19 September 2021

Kejar Taregt 70 Persen Vaksinasi Di Lombok Tengah, TNI-Polri Dan Pemda Kerahakan 150 Vaksinator


LOMBOK TENGAH, NTB - Dalam rangka percepatan laju vaksinasi Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Kabupaten Lombok Tengah yang akan menjadi pusat kedatangan turis dari berbagai belahan dunia, karena adanya Sirkuit Moto GP Mandalika, Jajaran TNI-POLRI dan Pemerintah Daerah mengerahkan sekitar 150 tim vaksinator.


Kapolda NTB IRJEN. POL. M. Iqbal, S.I.K., M.H., melalui Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono, S.I.K., S.H., M.H., memaparkan, sebuah daerah baru dinyatakan mencapai Hard Immunity apabila sudah berhasil mencapai target vaksin 70%. Selain itu target tersebut juga menjadi syarat Sirkuit MotoGP Mandalika dipakai untuk semua event, baik nasional hingga internasional.


"Pandemi Covid19 sudah ada sejak 2 tahun yang lalu dimana semua pihak sudah melaksanakan penanganan secara maksimal guna melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat," jelas Kapolres.


Diakui, penanganan Covid19 di Loteng sudah banyak menguras tenaga dan pikiran guna mewujudkan Hard Imunity. Namun pencapaian hingga saat ini belum sampai 20% vaksinasi sehingga semua pihak harus mendukung percepatan vaksinasi. 


"Sebanyak 150 tim vaksinator yang akan turun langsung ke tengah masyarakat sehingga apa yang dicita citakan dapat terwujud sehingga target pada 5 Oktober 2021 angka vaksinasi Kabupaten Lombok Tengah mencapai 70% dan mewujudkan Hard Imunity di daerah ini," Ungkap Hery.


Apabila sudah tercapai diangka 70% vaksinasi, maka event besar seperti WSBK dan Moto GP dapat terlaksana dengan lancar sehingga Pariwisata akan bangkit kembali dan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Loteng.


"Dari 150 tim vaksinator, rata-rata untuk satu titik mengerahkan sekitar 6 sampai dengan 7 orang, tersebar di 139 Desa dan 12 Kecamatan.

Vaksin yang tersedia untuk Loteng saat ini 61.000 dosis dan akan dijatahkan untuk 1,3 juta dosis. Tutup Kapolres. 



(SL MH) 

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.