Minggu, 20 Juni 2021

Potensi Gangguan Kamtibmas Malam Minggu, Polres Turunkan Semua Satuan Fungsi



Lombok Barat - Kepolsian Resor (Polres) Lombok Barat, menggelar Patroli Blue Light Besar-besaran, dari malam hingga dinihari, dengan melibatkan semua Satuan Fungsi yang ada di Lombok Barat, Sabtu (19/6/2021).


Wakil Kepala (Waka) Polres Lombok Barat, Kompol Taufik, S.IP saat meninjau kegiatan mengatakan, ini merupakan sebagai langkah Polres Lombok Barat, dalam menyikapi perkembangan situasi Kamtibmas di Wilayahnya.


“Bentuknya kegiatan rutin, hanya saja Intensitasnya ditingkatkan, menurut perkembangan situasi yang ada saat ini, menyasar segala bentuk Potensi Gangguan Kamtibmas yang mungkin akan terjadi,” ungkapnya.


Taufik menyebut bahwa, Jajarannya masih mengedepankan cara bertindak melalui kegiatan-kegitan preemtif, dan Preventif di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat.


“Cara ini saya nilai sangat efektif, dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada Masyarakat, baik dari Gangguan Kriminalitas maupun gangguan-gangguan Lainnya,” ucapnya.


Sementara itu, Kabag Ops Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, S.H.,S.I.K mengatakan, sasaran ditentukan menurut Karakteristik masing-masing kerawanan Kamtibmas.


“Sehingga melibatkan semua Satuan Fungsi (Satfung) yang ada, melakukan kegiatan Preemtif dan Preventif di Wilayah Hukum Polres Lombok Barat,” ungkapnya.


Secara detail, Dhafid menjelaskan bahwa, dalam memetakan potensi Gangguan Kamtibmas misalnya, maka mengedepankan Satuan (Sat) Sat Intelkam, untuk menyerap informasi sebanyak-banyaknya di Masyarakat.


“Dengan memetakan Potensi Gangguan Kamtibmas, maka cara bertindak yang akan dilakukan akan lebih efektif,” ucapnya.


Berdasarkan pemetaan Potensi Kerawanan dan Gangguan Kamtibmas ini, maka Sasaran Kegiatan menyesuaikan dengan satuan Fungsi masing-masing.


Dalam kegiatan tersebut, secara keseluruhan berhasil menjaring enam anak yang di duga diexploitasi dan dipekerjakan sebagai pemandu lagu di kafe. 

“Sudah kami amankan, bila memang terbukti dibawah umur maka akan proses hukumnya akan dilanjutkan, dan saat ini sedang dilakukan pendalaman,” terangnya.


Ditempat lain, sebanyak tujuh unit kendaraan Roda dua, yang memakai knalpot brong (bising) dan tidak dilengkapi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) juga dimankan.

“Sedangkan terhadap dua pasangan muda mudi yang kedapatan ditempat-tempat gelap, dilakukan pembinaan, untuk tidak mengulanginya lagi,” katanya.


“Sedangkan Sat Sabhara, dengan Tim Puma 8 yang dimilikinya, melakukan langkah preventif seperti yang telah saya sebutkan sebelumnya, secara mobiling menyasar tempat-tempat rawan terjadinya Gangguan Kamtibmas ini,” tandasnya.(red)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.