Header Ads

ads header

Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat Bergerak Cepat ke Lokasi Bencana

 


Lombok Barat - Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid dan Wakil Bupati Lombok Barat Hj Sumiatun bergerak cepat menuju Lokasi bencana puting beliung di desa Labuhan Tereng Kecamatan Lembar, Lombok Barat Sabtu, 6 Fabruari 2021. Bupati dan wakil Bupati Lobar didampingi Sekda Lombok Barat H. Baehaqi bersama jajarannya mengunjungi langsung warga yang terdampak bencana angin puting beliung Jumat, 5 Februari 2021 malam. 

Kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat bersama jajaran ini disambut hangat oleh masyarakat korban bencana puting beliung di desa Labuhan Tereng kecamatan Lembar. Masyarakat mengapresiasi respon cepat pemkab Lombok Barat dalam mengatasi musibah puting beliung ini. Menurut masyarakat kedatangan Bupati dan Wakil Bupati Lobar bersama jajaran mengobati duka atas musibah puting beliung yang mereka hadapi. 

Dalam respon cepat terhadap bencana ini, Pemkab Lombok Barat juga membawa sejumlah bantuan untuk diberikan kepada masyarakat. Dalam respon cepat ini Pemkab Lombok Barat membawa kebutuhan dasar masyarakat seperti terpal dan sembako.

Dalam respon cepat ini Bupati dan wakil Bupati Lombok Barat didampingi oleh Sekda Lombok Barat, Kasat Pol PP, Kepala Dinas Sosial dan Tim dari BPBD Lobar serta Tagana Lombok Barat. Dalam kesempatan ini masyarakat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respon cepat dan perhatian yang diberikan oleh  Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat serta jajarannya. Masyarakat mengatakan aliran listrik sejak tadi malam di lokasi padam dan saat ini masih dalam perbaikan oleh tim teknis dari PLN. 

Bencana angin puting beliung ini terjadi Jumat Malam 5 Februari 2021. Bencana ini terjadi di dua dusun di Desa Labuhan Tereng yaitu Dusun Gerepek dan Dusun Embung Kolah. Data sementara dari tim Tagana Kecamatan Lembar Jumlah masyarakat yang terdampak sebanyak 88 KK atau 269 jiwa. Kejadian ini menyebabkan 1 orang mengalami luka ringan. Selain itu musibah ini juga menyebabkan 10 rumah rusak berat, 20 rumah rusak sedang dan 58 rumah rusak ringan serta 1 fasilitas pendidikan yaitu SDN 3 Labuhan Tereng juga terdampak oleh bencana ini. 

Sebelumnya respon cepat Bupati dan Wakil Bupati Lobar bersama jajaranya dilakukan saat bencana banjir satu pekan lalu. Saat itu Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat langsung turun menuju Lokasi terdampak banjir di Kecamatan Sekotong dan Lokasi Tanah Longsor di Wilayah Kecamatan Batu Layar.

Sementara itu Kadis Kominfo Lombok Barat, Ahad Legiarto mengatakan bahwa respon cepat dari Bupati dan Wakil Bupati bersama jajarannya ini sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran Pemerintah terhadap masyarakat terdampak bencana. Hal ini untuk meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Menurut Ahad respon cepat ini telah diinstruksikan oleh Bupati dan wakil Bupati Lobar dalam setiap rapat koordinasi antisipasi bencana di Lombok Barat. Bupati memerintahkan agar semua jajaran Pemerintah Daerah bergerak cepat membantu masyarakat saat terjadi bencana. 

" Instruksi Bupati dan Wakil Bupati agar jajaranya bergerak dan respon cepat membantu masyarakat terdampak bencana" Ujarnya. 

Kadis Kominfo Lombok Barat ini juga mengatakan bahwa Pemerintah Daerah telah melakukan ikhtiar dan antisipasi terhadap bencana akibat cuaca ekstrim yang terjadi di Lombok Barat. Menurutnya langkah antisipasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah salah satunya adalah dengan melakukan pemangkasan dahan pohon di sejumlah titik jalan di wilayah Lombok Barat. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang. Selain itu Pemerintah Daerah juga telah memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat untuk mengantisipasi cuaca ekstrim melalui Siaran Keliling di semua wilayah Lombok Barat. 

"Tentu yang juga sangat penting adalah OPD teknis yang menanangi bencana seperti BPBD dan Dinas Sosial serta OPD lainnya tetap siaga dan  bergerak cepat ketika ada bencana dan hal ini bentuk respon cepat Pemerintah Daerah sesuai instruksi dari Bupati Lombok Barat" Ujarnya.  (KI/Red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.