Header Ads

ads header

Simpati, Pengusaha Resto Bagikan Ratusan Paket Makanan Kepada Petugas Medis


Lombok Barat - Pengusaha rumah makan (RM) di wilayah Dasan Ketujur Desa Gapuk kecamatan Gerung Lombok Barat berinsiatif membagikan ratusan paket makanan kepada petugas medis yang menangani pasien covid-19. Pembagian ratusan paket makanan ini sebagai bentuk simpati dan dukungan kepada tenaga medis yang berjibaku melayani masyarakat. 

Selain menyasar petugas medis, pihak M Taufiq Budiman selaku pemilik RM Restu Cafe Dasker ini juga memberikan makanan kepada warga miskin yang terdampak Corona. Setiap harinya, sebanyak 100 paket makanan dibagikan. 

Pembagian paket makanan pertama dilakukan di RSUD Tripat. Paket makanan diberikan oleh Meneger Restu Cafe Dakser (Dasan Ketujur), Sahnil kepada Dirut RSUD Tripat Arbain Ishak dan Ketua Satgas Covid-19 RSUD. Ketua Satgas RSUD menyampaikan terimakasih atas warga yang berinsiatif memberikan makanan kepada petugas medis. Bantuan dan dukungan dari warga ini menjadi motivasi tenaga medis dalam melayani masyarakat. 

"Terimakasih atas dukungan warga, pengusaha rumah makan kepada petugas medis. Ini bisa menjadi motivasi kami."jelas drg. Nanik. 

Sahnil selaku Manager Resto Dasker mengatakan, pembagian paket makanan ini sebagai bentuk dukungan dan kepedulian kepada tenaga medis dalam penanganan Covid-19. Sekaligus pihaknya sebagai upaya promosi membuka resto Dasker. 

"Kami ikut berpartisipasi membantu dan mendukung tenaga kesehatan yang berjuang menangani Corona, dengan kami memberikan paket makanan,"jelas Sahnil. Dijelaskan, makanan yang dibagikan 100 paket per harinya dengan menyasar petugas  medis di rumah sakit, puskesmas, tempat karantina, masjid dan warga miskin yang ada di sekitar daerah setempat. Selain di Lobar, pihaknya juga akan membagikan di wilayah Mataram. 

Kenapa memberikan bantuan kepada petugas medis? Menurutnya, karena tenaga medis sangat butuh makaan karena tidak leluasa pergi keluar makan. Selain itu paket makanan akan diberikan kepada warga miskin terdampak Corona. 

"Kami akan bantu warga tidak mampu,"ujar dia. 

Rencananya, pembagian paket makanan ini dilakukan selama satu bulan lebih sampai bulan puasa. Pada bulan puasa nantinya paket bantuan diberikan mendekati berbuka puasa. Dalam pembagian paket makanan ini pihaknya bekerjasama dengan kades dan aparat. Pubanha mengajak semua pihak untuk berbuat yang serupa sebagai keperdulian bersama. Apakah tidak khawatir merugi akibat memberikan bantuan makanan? Pihaknya tidak memikirkan hal itu, pihaknya hanya memikirkan bagaimana membantu sesama. Ia memiliki keyakinan kalau membantu sesama pasti usahanya dimudahkan. (Red)

No comments

Powered by Blogger.