Header Ads

ads header

Jelang Ramadhan, Gerakan Bantuan Covid_19 Kembali Bagikan Sembako


Lombok Barat - Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1441 H, Gerakan Bantuan Corona yang diinisiasi oleh Nasri Umar Foundation bersama Wartawan Toaq dan PWI NTB kembali memberikan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak corona. Kali ini Bantuan Sembako diberikan kepada lansia dan masyarakat tidak mampu di wilayah dusun Kapek Bawah, Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat.

Gerakan Bantuan Corona pada kesempatan ini menyalurkan sembako sebanyak 20 paket kepada warga terdampak corona utamanya kepada lansia dan masyarakat tidak mampu. Paket sembako jelang ramadhan ini terdiri dari beras 3 kg, mie instan 4 buah dan Minyak goreng sebanyak 1 liter.

Tim Gerakan Bantuan Corona mendistribusikan bantuan langsung ke rumah rumah warga terdampak bersama Kadus Kapek Bawah. Hal ini agar tidak terjadi kerumunan masa dalam jumlah besar seauai dengan SOP dan protokol pencegahan Corona. Selain itu tim juga dilengkapi dengan masker standart untuk memberikan rasa aman dalam distribusi bantuan.

Koordinator Gerakan Bantuan Corona Arief Rachman mengatakan bahwa bantuan ini diberikan kepada masyarakat untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi bulan suci ramadhan. Wabah corona ini tentu memiliki dampak ekonomi bagi masyarakat sehingga masyarakat kesulitan dalam membeli kebutuhan pokok. "Kami melihat bahwa menjelang ramadhan ini kebutuhan masyarakat meningkat sedangkan masyarakat terdampak corona kesulitan membeli sembako, karenanya kami turun memberikan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat memasuki bulan suci ramadhan ini" ujarnya.

Sementara itu Kepala Dusun Kapek Bawah Baetal Makmun, S.Pd.I mengatakan bantuan dari Nasri Umar Foundation bersama Wartawan Toaq dan PWI NTB ini sangat membantu masyarakat. Hal ini karena dari 700 KK penduduk di dusun Kapek Bawah ini sebagaian besar merupakan pedagang di pasar dan RPH. Sejak corona ini sebagian besar masyarakat tidak dapat bekerja sehingga penghasilannya sangat minim dan tidak dapat membeli sembako. "Bantuan ini sangatlah bermanfaat dan kami sangat berterima kasih atas bantuan ini semoga dapat meringankan beban masyarakat kami" ujarnya.

Ditempat terpisah, Ketua PWI NTB Nasrudin Zein Mengatakan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup masyarakat. Menurutnya semua pihak harus kerjasama dan gotong royong untuk meringankan beban masyarakat dalam menghadapi wabah corona ini. "Lebih lebih saat ini kita akan memasuki bulan suci ramadhan sehingga kita harus bergotong royong bersama untuk membantu pemerintah dalam meringankan beban masyarakat" ujarnya.

Menurut Arief Rachman, jumlah donasi yang masuk ke Gerakan Batuan Corona ini terus bertambah setiap harinya. Ia bersyukur karena para donatur yang berasal dari seluruh indonesia memberikan kepercayaan kepada Gerakan Bantuan Corona dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak Corona. Ia menambahkan bahwa update kegiatan dan laporan donasi ini dapat dipantau secara online oleh para donatur melalui mesia sosial. Ia menjelaskan bahwa donasi berasal dari sejumlah kalangan seperti alumni UMY, Senator DPD RI H. Sukisman Azmy, Kepala RRI Mataram, anggota Wartawan Toaq, sejumlah ASN di Lombok Barat dan donatur lainnya.

Selain membagikan masker, tim Gerakan Bantuan Corona ini Juga membagikan masker kepada masyarakat. Masker ini merupakan sumnangan yang berasal dari Bale Kupu NTB dan Senator DPD RI. Arief menjalaskan bahwa masyarakat sangat membutuhkan bantuan masker karena mereka kesulitan membeli masker yang harganya cukup tinggi.

Hingga saat ini, Gerakan Bantuan Corona telah memberikan bantuan sebanyak 81 Paket Sembako yang tersebar di dua Kabupaten kota dan 70 buah masker. Koordinator Gerakan Bantuan Corona berharap agar bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dapat terus dilakukan untuk meringankan beban masyarakat. (Rf)

No comments

Powered by Blogger.