Header Ads

ads header

Aksi Bagi-bagi Sembako Kembali Digelar MTB, Pemuda NW NTB dan Mi6 di Universitas NW Gomong -Mataram


Mataram - Aksi peduli terhadap warga yang terdampak akibat kebijakan physical distancing kembali direspon M Taufik Budiman (MTB), Lembaga M16 dan Pemuda Nahdatul Wathan 

Aksi kemanusiaan tersebut dilakukan dengan berbagi Sembako dan masker gratis untuk warga di Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) di Gomong, Kota Mataram, Jumat pagi ( 10/4 ). 

Puluhan warga Jamaah NW yang terkena dampak Covid 19  datang  berbondong-bondong pagi tadi dan menjaga jarak sekitar satu meter untuk menerima Sembako. Mereka juga dipasangkan _*masker gratis*_ agar tetap menjaga kesehatan, mengingat imbauan pemerintah agar semua masyarakat wajib menggunakan masker.

Muhamad Taufik Budiman (MTB), mengatakan kegiatan ini sudah dilakukan sejak Selasa, 31 Maret 2020 lalu di beberapa tempat, seperti Mataram, Lombok Tengah, Lombok Timur dan kini kembali didistribusikan di Mataram.

"Ini semoga dapat bermanfaat terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan," katanya.

Ia juga mengatakan kegiatan tersebut menggambarkan budaya gotong royong sebagai ciri khas masyarakat Indonesia, khususnya saat sedang terjadi musibah atau bencana.

"Aksi gotong royong ini cermin budaya kita. Meskipun terlihat kecil, namun semoga dapat menjadi pemantik bagi masyarakat lainnya untuk saling membantu di tengah pandemi ini," ujarnya.

"Semangat gotong royong sebagai jati diri bangsa harus dihidupkan lagi. Beberapa bulan kita mungkin terpecahkan oleh isu yang sudah lewat (Pilpres), ini saatnya di pandemi kita bersama bahu membahu membangun bangsa ini," serunya.

Ketua Pemuda NW NTB, M. Zainul Pahmi, mengatakan aksi sosial dengan berbagi Sembako menyasar kepada masyarakat ekonomi ke bawah yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi. Masyarakat yang menerima upah harian, namun saat ini tidak dapat bekerja karena kebijakan Diam di Rumah (Stay at Home).

"Kita memang menyasar masyarakat kita yang terkena dampak ekonomi akibat COVID-19. Mereka yang dulu sebelum ada pandemi dapat bekerja dengan upah harian, kini tidak dapat lagi bekerja," katanya.

Fahmi menjelaskan ada 100 paket Sembako untuk hari ini didistribusikan. Sekitar puluhan warga menerima. Sembako tersebut terus akan didistribusikan mereka pada warga yang membutuhkan.

"Ini adalah tahap awal dan nanti akan kita libatkan alumni-alumni kita yang tersebar di setiap kecamatan, kabupaten/kota. Ini adalah trigger oleh Bang Taufik Budiman untuk menjadi pemicu bagi yang lain berbuat. Ini saatnya solidaritas sosial kita bangkitkan," kata Pahmi.

Seorang penerima bantuan merasa bersyukur atas bantuan Sembako yang diberikan. "Kami sangat berterimakasih sekali pada tim yang telah membantu kami di tengah wabah saat ini," tukasnya.(rd)

No comments

Powered by Blogger.