Header Ads

ads header

Winengan : Satu Tahun Zul-Rohmi Sudah "On The Track"


Lombok Barat - Kamis kemarin tanggal 19 September 2019 genap satu tahun kepemimpinan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah dan Dr Hj Siti Rohmi Djalilah. Menurut tokoh Nahdlatul Ulama Provinsi NTB, H L Winengan menilai satu tahun kepemimpinan Zul-Rohmi sudah bagus dan sudah membawa provinsi NTB " On The Track".

Banyak faktor yang menjadi penilaian Winengan sehingga menyimpulkan satu tahun Zul-Rohmi sudah bagus, modal untuk program kerja yang sudah dilakukan oleh pasangan Zul-Rohmi sudah tepat, karena selama ini Gubernur dan wakilnya rajin turun bertemu dengan masyarakat dan melaksanakan program yang sudah disiapkan.''Gubernur dan wakil sangat rajin turun kemasyarakat mendengarkan aspirasi masyarakat NTB," tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Kalau sekarang ada sekolompok orang yang menyebut satu tahun Zul-Rohmi gagal dalam menjalankan roda pemerintahan. Winengan yang juga ketua Dewan Sasak Muda Bersatu (Desak Datu)  mengatakan, bahwa Zul-Rohmi dilantik pada tahun 2018 lalu setelah APBD tahun 2019 ditetapkan oleh DPRD Provinsi NTB.

Kemudian setelah itu dipermasalahkan masalah APBD perubahan tahun 2019,  posisinya saat ini, APBD Perubahan juga belum selesai baru selesai proses di Kemendagri." Barilah orang bekerja dulu, baru disalahkan," katanya.

Seharusnya dari kalangan DPRD Provinsi NTB yang memberikan ketrikkan tersebut.  Merekalah yang harus dikeritik,  sebagai wakil rakyat masak mereka menerima tunjangan perumahan DPRD Provinsi NTB sampai Rp 17 perbulan, ini kalau diarahkan untuk pembangunan rumah layak huni, ini bisa untuk membangun 1.500 rumah layak huni di Provinsi NTB. 65 orang anggota DPRD Lobar jika gabungkan semua uang tunjangan untuk perumahan jumlahnya bisa mencapai Rp 13 miliar lebih. Kalau ini dimanfaatkan untuk membangun rumah layak huni, maka ini bisa mengentaskan angka kemiskinan di provinsi NTB.

Begitu juga terhadap pelaksanaan diskusi yang dilakukan oleh salah atau kelompok itu seharusnya diundang dari pihak pemerintah, jangan hanya mengundang dari segelintir orang hanya untuk kepentingan kelompoknya saja." Jangan yang diundang hanya mereka yang kecewa, harusnya diundang juga dari pihak pemerintah dalam diskusi itu," imbuhnya.

Seharusnya ada diundang dari perwakilan pemerintah, biar beritanya dan informasinya seimbang,  selama orang banyak menyalahkan pemerintah, namun masyarakat tidak banyak yang tahu bagaimana kemudian kinerja dari DPRD Provinsi sebagai wakil rakyat." Kita harus malu, jangan selalu menyalahkan orang," tegasnya.

Provinsi NTB sudah bagus, kinerja Zul-Rohmi tidak bisa dinafikan, bagaimana dirinya membangun Lombok Tengah, bagaimana membangun daerah, misalnya di Lobar ada Bendungan Meninting yang baru kemarin di resmikan ini yang harus diperhatikan dan dicermati oleh masyarakat.(rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.