Header Ads

ads header

Peredaran Narkoba Mengganas, Para Mahasiswa UNIZAR Lakukan Hal Ini

SOSIALISASI: Penyuluh dari BNN saat memberikan penyuluhan bahaya narkoba di acara yang digelar Mahasiswa KKN UNIZAR Mataram
SeputarLombok.com|Lombok Barat – Maraknya peredaran narkoba di masyarakat saat ini sudah sangat meresahkan. Apalagi, peredaran barang haram itu sudah mulai merambah ke desa-desa.

Di Lombok Barat sendiri, khususnya di Kecamatan Narmada, wilayahnya sudah masuk kategori rawan II. Hal itu merupakan data dari BNN Mataram yang disampaikan Adi Setyo dari pihak BNN pada salah satu kegiatan sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi bangsa di Kecamatan Narmada, Kamis (12/9).

Melihat fenomena ini, para mahasiswa dari Universitas Islam Al-Azhar (UNIZAR) Mataram yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik IX di Desa Presak Narmada berinisiatif mengadakan acara penyuluhan dan sosialisasi bahaya narkoba ini kepada masyarakat.

Ketua KKN Tematik, M. Azmi melalui wakil ketua, Suradi menyampaikan, masalah penyalahgunaan narkoba sudah bukan lagi urusan satu dua orang saja, tetapi menjadi masalah bersama yang harus segera disikapi dengan sangat serius.

“Kami sangat prihatin dengan banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba yang terjadi, kami ingin agar masyarakat teredukasi terutama para pemuda agar bisa mencegah diri sebelum semuanya terlambat,” ungkap pria jurusan Hukum ini.

Dikatakan Suradi, KKN Tematik yang dilaksanakan sejak 21 Agustus lalu dan akan berakhir 21 September mendatang ini benar-benar dikonsep agar member manfaat sepenuhnya bagi masyarakat. Tidak hanya untuk jangka waktu sebentar saja, tetapi agar bermanfaat untuk seterusnya bahkan untuk generasi mendatang.

“Program kami tidak hanya bangunan fisik, meskipun itu ada kami programkan, tetapi lebih dari itu, kami ingin agar kedatangan kami yang KKN di sini bisa bermanfaat untuk seterusnya bahkan untuk generasi penerus,” katanya. 

“Ya salah satunya dengan program penyuluhan dan sosialisasi semacam ini untuk mencegahh rusaknya generasi muda oleh barang haram itu,” sambungnya.

Dikatakan, sejak awal, kelompoknya yang terdiri dari 24 orang sudah bertekad untuk melaksanakan kegiatan itu. Apalagi melihat lokasi KKN yang sudah termasuk daerah rawan peredaran narkoba.

Sementara itu, penyuluh dari pihak BNN, Adi Setyo menjelaskan, bahaya narkoba tidak sebatas pada materi dan mental perseorangan saja, tetapi berimbas pada masalah social yang lebih besar lagi.

KOMPAK: Perwakilan mahasiswa bersama Kepala Desa Presak menyatakan kekompakan untuk bersama melawan narkoba
Bisa dibayangkan, lanjut Adi, per satu gram narkoba dapat merusak 10 orang yang notabene sebagai penerus bangsa. “Bagaimana jika kemudian, 400 gram yang kami amankan beberapa waktu lalu di BIL itu lolos, berapa orang masyarakat kita yang akan dirusak oleh barang haram itu,” kata pria bergelar S.Psi setengah bertanya kepada peserta sosialisasi.

Hal itu menyebabkan pihak BNN sangat gencar melakukan pemberantasan narkoba mulai tingkat bawah hingga tingkat teratas dalam struktur kenegaraan. “Dan kami bersyukur karena di Lombok Barat sendiri sudah mulai terbentuk satgas anti narkoba,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Presak Kecamatan Narmada, Bahri, S.Ip menyatakan rasa syukurnya karena mahasiswa KKN dari UNIZAR berinisiatif melaksanakan kegiatan sosialisasi bahaya narkoba semacam ini.

Dia mengakui, peredaran narkoba mungkin saja tidak bisa dipangkas habis, tetapi minimal bisa dicegah. Sementara daerah yang ia pimpin juga tidak luput dari ancaman peredaran narkoba itu.

“Makanya kami sangat bersyukur adik-adik mahasiswa dari UNIZAR berinisiatif melaksanakan kegiatan ini, dan semoga ini menjadi amal kebaikan kita semua untuk menjaga generasi bangsa agar tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak kita inginkan,” syukurnya.

"Kami juga berharap agar jika nanti ada lagi mahasiswa yang KKN di desa kami, bisa melaksanakan kegiatan serupa," harapnya.

Pantauan media ini, acara sosialisasi bahaya narkoba bagi generasi bangsa yang diadakan oleh mahasiswa KKN UNIZAR Mataram ini berjalan cukup sukses. Acara sendiri dihadiri oleh puluhan orang terdiri dari tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat. (RED)

No comments

Powered by Blogger.