Header Ads

ads header

Pengusaha Jabar Bakal Lirik Peluang Investasi di Kek Mandalika


Seputarlombok.com | Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah menerima kunjungan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Kedua Gubernur ini sempat berdiskusi dan membahas kemajuan daerah, sambil mendengar pemaparan progres pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, dari ITDC.

Dari hasil diskusi dan pemaparan itu, Kang Emil, sapaan akrab Gubernur Jabar itu berniat untuk mendatangkan para pegusaha ke NTB untuk melirik peluang investasi di Kawasan yang akan menjadi Venue MotoGP 2021 itu.

Sebab, KEK Mandalika ke depan katanya akan menjadi destinasi wisata favorit bagi wisatawan mancanegara. Hanya saja katanya, di kawasan itu perlu dibangun taman kota yang dilengkapi dengan toko yang menyediakan berbagai macam kebutuhan para pelancong. Termasuk produk-produk kreatif masyarakat NTB.

Gubernur yang pernah menjabat Walikota Bandung itu mencontohkan sejumlah kawasan wisata di eropa yang menyediakan berbagai macam barang dagangan, yang tidak jauh dari kawasan wisata. Bahkan katanya, tempat wisata yang menjadi favorit dunia di masa mendatang adalah destinasi wisata yang menyediakan stalk dagangan dan cukup dengan jalan kaki untuk menjangakunya.

Karena itu katanya, kalau di KEK Mandilka terdapat spot untuk membangun taman kota, maka Kang Emil akan mengajak para pengusaha Jabar untuk menanamkan sahamnya di kawasan itu.

Taman kota itu katanya, perlu ditanam berbagai jenis pohon untuk menciptakan kenyamanan bagi para wisatawan.

"Saran saya, untuk di jalanan sekitar pantai, tanam pohon-pohon rindang, seperti pohon ketapang kencana agar para wisatawan dapat berteduh di bawahnya, karenakan daerah kita ini daerah tropis," ungkap Kang Emil.

Gubernur NTB, Doktor Zul menyambut baik apabila banyak pengusaha Jabar yang akan menaman investasi di NTB. Mandalika katanya, bukan hanya milik masyarakat NTB. Namun sudah menjadi milik Indonesia, bahkan dunia.

Karena itu, Doktor Zul mendorong ITDC untuk membangun kawasan Mandalika itu berbeda dengan kawasan kawasan lain di Indonesia. Apalagi kawasan ini akan membuka banyak peluang kerja bagi anak-anak NTB.(SL/Tf)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.