Header Ads

ads header

Wagub NTB : Bank Sampah Untuk Lingkungan Sehat




Seputarlombok.com | Mataram -Bank- sampah merupakan salah satu alat yang bisa membantu kita untuk mewujudkan lingkungan yang sehat. Dengan adanya Bank Sampah, kita mampu mengubah pola pikir yang awalnya memandang sampah sebagai kotoran menjadi sebuah potensi yang bernilai.

"Setiap liat sampah jangan sampai dibiarkan dan terbuang dipinggir-pinggir pantai atau dijalan-jalan. Kita kumpulkan, kalau kita kelola dengan baik akan menghasilkan uang"

Demikian ungkap Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd saat meresmikan Bank Sampah Pondok Perasi di Kelurahan Bintaro-Ampenan, Kamis (18/7).

Wagub yang kerap disapa Umi Rohmi tersebut, menyampaikan dalam hidup yang terpenting adalah lingkungan yang bersih. Karena kebersihan merupakan salah satu bentuk hidup sehat. Masyarakat NTB, harus lebih peka dan memperhatikan lingkungan sekitarnya agar tetap bersih.

"Jika lingkungan kita sehat dan bersih, maka udara yang kita hirup bagus. Kemudian tidak ada kotoran-kotoran di sekitar tempat tinggal kita, rapi dan bersih" jelas Wagub. 

Melanjutkan sambutannya, Umi Rohmi sangat bersyukur karena Bank Sampah Pondok Perasi ini merupakan inisiatif sendiri dari kelompok masyarakat setempat dan tidak ada campur tangan dari pemerintah.

"Yang kita inginkan itu yang seperti ini, betul-betul dari hati dan betul-betul paham kalau Bank Sampah ini penting dan bisa menjadi potensi yang bagus di kampung ini" tuturnya.

Diakhir sambutannya Wagub berharap pengurus Bank Sampah Pondok Perasi terus memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mengembangkan potensi-potensi di lingkungan Pondok Perasi. 

"Mudah-mudahan terus berkembang, nasabahnya semakin banyak, lingkungan di Pondok Perasi semakin bersih, pantai-pantai tidak boleh ada sampah" pungkas Wagub. 

Bersamaan dengan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Madani Mukarom menjelaskan Bank Sampah Pondok Perasi adalah Bank Sampah mandiri yang membantu pemerintah untuk mendorong NTB Zero Waste 2023.

"Jadi inisiatif dan partisipasi masyarakat yang kami tunggu, mudah-mudahan keikhlasan ibu-ibu semua mendapat berkah" jelasnya.

Acara yang turut dihadiri oleh Asisten I dan III ini, diakhiri dengan pemotongan pita dan penimbangan sampah perdana oleh Wakil Gubernur NTB.(tf)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.