Header Ads

ads header

Mimpi Gubernur Jadikan Rumah Sakit NTB Bertaraf Internasional


Seputarlombok.com | Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memiliki mimpi besar bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat NTB. Salah satunya adalah menjadikan rumah sakit di NTB ini sebagai rumah sakit yang bertaraf internasional. Apalagi, salah satu Misi Gubernur saat ini adalah menjadikan masyarakat NTB yang sehat dan cerdas. Sehingga, perlu didukung oleh fasilitas dan pelayanan kesehatan yang memadai serta sertifikat akreditasi yang baik pula.

Hal itu ditegaskan Gubernur saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Survei Akreditasi Versi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) Edisi 1 oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) di Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma, Rabu (31/7/2019).

"Semoga dengan kedatangan tim survei akreditasi ini dapat memacu semangat Ibu Direktur dan semua pegawai disini," kata Doktor Zul.

Doktor Zul pun menyampaikan beberapa keistimewaan dan kelebihan yang dimiliki oleh Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma. Untuk itu, Ia meminta para pegawai RSJ untuk terus menumbuhkan rasa nyaman dan kekeluargaan di lingkungan kerja sehingga pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan baik serta mendapatkan berkah.

"Memang Rumah Sakit Mutiara Sukma ini dari awal saya lihat sudah memberikan sesuatu yang berbeda," ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Doktor Zul berharap RSJ Mutiara Sukma mampu memperoleh akreditasi yang baik dari tim survei KARS.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSJ Mutiara Sukma, Dr. Evi Kustini Somawijaya, MM, menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pasien dan juga masyarakat umum.

"Dengan segala keterbatasan kami, kami selalu berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik demi bersama-sama mewujudkan NTB Gemilang," terangnya.

Perwakilan tim survei KARS, dr. Asianto Supargo, Sp.KJ, DHSM, mengucapkan terima kasih atas sambutan luar biasa dari Gubernur dan Jajaran RSJ Mutiara Sukma. Ia juga meminta kerja sama dan dukungan dari pihak Rumah Sakit selama melakukan survei untuk empat hari kedepan.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.