Header Ads

ads header

Mandes Lingsar Angkut Inventaris Kantor Desa


Seputar Lombok.com - Lombok Barat-Transisi pergantian Kepala Desa Baru disejumlah desa terjadi kekisruhan pasca lengsernya Kades Incamben. Pasalnya, Mantan Kades yang kalah dalam pemilihan cenderung membawa pulang  barang inventaris atau  fasilitas ruangan selama menjabat. Tak hanya itu, fasilitas lain dan datapun dibawa pulang, dengan alasan membeli dengan uangnya sendiri.

Hal ini terjadi di Desa Lingsar, kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Setelah Kades Incamben dilengserkan diduga membawa seluruh inventaris fasilitas ruangannya dibawa pulang, alhasil Kades terpilih yang baru dilantikpun kebingungan dan terpaksa duduk lesehan dengan karpet sebelum kemudian dibelinya sendiri dengan uangnya.

Sahyan sang kades Lingsar terpilih, kepada media, menuturkan bahwa, pasca pelantikannya sebagai Kades Lingsar yang baru, mengaku bingung pada awal awal masuk di ruangannya karena tidak ada fasilitas diruang kerjanya.

"Saya kebingungan, jangankan meja atau kursi, asbak pun tak tersisa. Yang saya temukan hanya bendera dan peta saja. Bagaimana saya akan bekerja," ujarnya.

Semua fasilitas diruangan Kades sudah bersih bagai disapu badai. Terlebih Sekdes dan para Kaur desa yang diperbantukan, semuanya cuek." Saya minta kebutuhan saya dalam pelayanan semua bilang tidak ada, kopi dan gelaspun saya harus bawa dari rumah,"tuturnya pilu.

Tidak hanya itu, perangkat barang kantor desa yang lain berupaya Sound System, yang juga Inventaris desa sudah tak berfungsi, laptopnya juga tidak ada. Karena belum terjadi serah terima dan laporan Inventaris, namun pihaknya membiarkan saja."  Terhitung sejak tanggal 6 Februari 2019 hingga Bulan Juli, saya belum bisa melaksanakan tugas dan fungsi Kepala Desa," imbuhnya.

Dijelaskannya juga bahwa, semua perangkat desa, dari sekdesnya hingga kebawah, masih berpihak kepada Mandes. Terkait Laporan Dana Desa, CSR, serta sejumlah infentaris yang raib. Sekdes Lingsar Ibu Maelani dikonfirmasi dikantor Desa, tidak bersedia memberikan keterangan, dengan alasan bahwa dirinya sudah ditarik ke kecamatan." Saya tidak berani memberikan keterangan, karena saat ini, saya sudah ditarik ke kecamatan", kilahnya 

Sementara pada saat Mandes masih menjabat, dialah sekdes yang diperbantukan dari kecamatan. Ada asumsi sejumlah nara sumber mengatakan, kalau sekdes beserta sejumlah Kaur yang ada, di ancam Mandes akan membuka semua yang sudah terjadi selama dirinya menjabat.(*)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.