Kamis, 18 Juli 2019

Fraksi DPRD Lobar Lanjutkan Pembahasan LPJ Bupati Lobar


seputarlombok.com | GIRI MENANG -   Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Barat memberikan pertanyaan sebanyak 21 pertanyaan oleh gabungan Fraksi di DPRD Kabupaten Lombok Barat terhadap Pengantar Nota Keuangan dan Raperda Tentang  Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Lobar tahun anggaran  2018 yang digelar, Rabu (20/6) kemarin.

Penyampaian laporan gabungan Fraksi disampaikan H Sadli dari fraksi partai Golkar.Dalam laporannya, Sadli menyampaikan setelah mencermati dan mendengarkan penjelasan yang di sampaikan oleh Bupati Lombok Barat pada Rapat Paripurna Dewan sebelumnya, maka fraksi - fraksi Dewanmemberikan pandangan secara garis besar atas Laporan Keuangan dan Raperda Keterangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kabupaten Lombok Barat Tahun Angggaran 2018. Dimana 
Pendapatan daerah secara keseluruhan sebesar Rp  1 trilyun 720 milyar 664 juta  lebih terealisasi sebesar Rp 1 Trilyun 651 milyar 940 juta rupiah lebih yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah di sebesar Rp 254 milyar 444 juta rupiah lebih terealisasi sebesar 216 milyar 921 juta rupiah lebih atau 85,25 persen." Terjadi penurunan PAD sejak tahun 2018," ujarnya.

Sedangkan dari dana Pendapatan Transfer sebesar Rp  1 trilyun 367 milyar 830 juta  lebih,  terealisas sebesar Rp 1 trilyun 339 milyar 626 juta lebih atau 97,94 persen dan dari pendapatan lain-lain yang sah berupa pendapatan hibah dari anggaran sebesar 98 milyar 389 juta rupiah lebih terealisasi sebesar 95 milyar 392 juta rupiah lebih atau 96,95 persen.

Sedangkan untuk Belanja Daerah. Belanja daerah secara keseluruhan sebesar 1 trilyun 491 milyar 129 juta  lebih, terealisasi sebesar 1 trilyun 419 milyar 620 juta lebih atau 95,20persen yang terdiri. Belanja Operasional sebesar Rp 1 trilyun 151 milyar 872 juta lebih terealisasi sebesar 1 trliyun 102 milyar 398 juta  lebih atau 95,70 persen.

Belanja Modal sebesar 338 milyar 257 juta lebih terealisasi sebesar 316 milyar 234 juta  lebih atau 93,49.  Belanja tak terduga sebesar 1 Milyar terealisasi sebesar 987 juta rupiah lebih atau 98,76 persen.Dana transfer sebesar  Rp 230 milyar 229 juta  lebih terealisasi sebesar Rp 222 milyar 334 juta rupiah lebih atau 96,57 persen.Pembiayaan daerah yang merupakan transaksi keuangan untuk menutup defisit atau untuk memanfaatkan surplus sebesar Rp 21 Milyar 503 juta  lebih terealisasi sebesar  Rp 21 milyar 338 juta  lebih atau 99,23 persen. Sedangkan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp 20 milyar 808 juta  lebih terealisasi sebesar Rp 20 milyar 408 juta lebih atau 98,08 persen." APBD Kabupaten Lombok Barat Tahun anggaran 2018 mengalami surplus anggaran atau saldo sebesar  Rp 10 Milyar 915 juta lebih," tegasnya.(hd)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.