Header Ads

ads header

DPRD LobarJadwalkan Pelantikan Tepat Waktu


seputarlombok.com | GIRI MENANG- Akhir Masa Jabatan (AMJ) Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid akan berakhir pada tanggal 23 April 2019 nanti. Namun sampai saat ini Gubernur NTB belum menerima surat usulan pemberhentian Bupati Lombok Barat H Fauzan Khalid yang akan habis masa jabatannya.

Padahal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lobar sudah menjadwalkan pelantikan Bupati Lobar dan Wakilnya bisa dilantik pada tanggal 23 April 2019 mendatang.

Sebagai persiapan, DPRD Lobar juga sudah  melakukan sidang paripurna usulan pemberhentian Bupati Lobar yang digelar pada awal bulan Febuari lalu. Ketua DPRD Lombok Barat Imam Kafali menegaskan, pelantikan diharapkan bisa tepat waktu pada tanggal 23 April 2019." Usulan pemberhentian sudah saya tandatangani, kita harapkan pelantikan bisa tepat waktu," kata Imam.

Ia menjelaskannya, setelah DPRD Lobar melakukannya paripurna pemberhentian Bupati Lobar, selanjutnya menjadi tanggung jawab dari ekskutif dalam hal ini Bagian Pemerintah untuk diusulkan kepada Pemerintah provinsi " Kalau dari DPRD sudah lama kelar, tinggal di bagian pemerintahan," jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Lobar H Sulhan Mukhlis juga mengatakan hal yang sama, proses di DPRD Lobar sudah selesai, paripurna usulan pemberhentian pada saat  itu di hadiri paling sedikit 3/4 dari jumlah anggota DPRD Lobar, dari jumlah anggota DPRD sebanyak 45 Anggota DPRD Lobar. Soal adanya, informasi penundaan pelantikan Bupati Lobar, Sulhan mengatakan pelantikan Bupati tidak bisa ditunda, karena kalau ditunda akan terjadi kekosongan pimpinan." Tidak ada alasan penundaan pelantikan, karena akan terjadi kekosongan kekuasaan," tegasnya.

Sementara itu Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah mengatakan sampai saat ini dirinya belum menerima surat usulan pemberhentian Bupati Lobar yang sudah diajukan oleh Pemda Lobar." Belum saya terima dan belum saya tandatangani," katanya.

Kalau memang sudah ada, Doktor Zul tidak ingin berlama-lama berkas tersebut ada di mejanya. Kepastian akan dilantik tepat waktu atau tidak, Gubernur belum bisa memastikan hal itu, tetapi jika dilakukan penundaan pelantikan, nanti akan dilakukan pengangkatan PLT Bupati Lombok Barat." Gampang-gampang saja, kalau naik ke meja saya langsung saya tandatangani,  kalau tidak perlu ada PLT, ngapain juga harus ada PLT," tegasnya.(hd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.