Header Ads

ads header

Kebijakan Eksekutif pengangkatan 126 Pegawai P3K Ditolak Legislatif


seputarlombok.com | GIRI MENANG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Barat meminta kepada ekskutif untuk mengakomodir semua Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K) Kabupaten Lombok yang sudah dinyatakan lulus passing grade.

Tidak ada lasan bagi pemerintah untuk tidak menerima semuanya, kalau alasannya kekuranngan uang, Pemda Lobar memiliki banyak anggaran yang dimanfaatkan untuk membayar gaji para pegawai tersebut. Ia mengakui memang saat ini Pemda Lobar belum menganggarkan anggaran untuk pembayaran gaji para pegawai tersebut. Tetapi Pemda Lobar masih bisa memanfaatkan dana tak terduga yang dimiliki oleh Pemda Lobar yang jumlahnya sekitar Rp 3 miliar.'' Pemda bisa menggunakan dana tak terduga itu,'' kata Sulhan.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Lobar H.Sulhan Mukhlis saat ditemui kemarin, ia menjelaskan kebijakan ekksutif yang berencana mengangkat sebagian dari pegawai P3K sebanyak 126 orang yang sudah dinyatakan lulus passing grade, ditolak oleh kalangan legislatif. Karena menurutnya Pemda Lobar harus menerima dan mengangkat semua pegawai P3K yang sudah dinyatakan lulus.'' Pemda harus mengangkat semua, jangan setengah-setengah,'' kata Sulhan.

Nanti kalau anggaran tersebut tidak cukup bisa dianggarkan lagi dalam ABPB perubahan, begitu juga jika misalnya  anggaran tersebut sudah habis, bisa juga dianggarkan kembali dalam APBD perubahan.'' Kalau sudah habis, nanti dianggarkan lagi di APBD perubahan,'' ujarnya.

Tidak ada salahnya Pemda menggunakan dana tesebut, karena dan siaga tersebut bukan hanya diperuntukan untuk siaga bencana, tetapi bisa juga dimanfaatkan untuk keperluan jika ada kebijakan yang sifatnya mendadak dari pemerintah pusat.'' Kalau ada kebijakan dari pusat yang belum dianggarkan Pemda, bisa menggunakan dan siaga,'' katanya.(Hd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.