Header Ads

ads header

Lagi, Madrasah Ini Bubar Anak Yatim di Akhir Ramadhan


SeputarLombok.com | Lombok Tengah – Menjelang akhir Ramadhan tahun ini, keluarga besar MIN 4 Lombok Tengah kembali menggelar acara Buka Bareng (Bubar) anak yatim pada Rabu (29/5). Berlokasi di aula MIN 4 Loteng, kegiatan kali ini dikemas agak berbeda dari kegiatan serupa yang digelar tahun sebelumnya.

Dijelaskan Kepala Madrasah setempat, Zulhadi S.Pd.I.,M.Pd., tahun ini kegiatan ini dikemas lebih sederhana tetapi lebih khidmat. Hadir pula dalam kegiatan para tokoh agama dan tokoh masyarakat sekitar madrasah.

“Sebab selain anak yatim, kami juga melaksanakan bersama masyarakat dan kami juga menyantuni kaum duafa,” jelasnya.

Lebih jauh Zulhadi mengatakan, yang membuat berbeda tahun ini juga karena keterlibatan pihak komite lebih besar dari tahun sebelumnya.

Jika pada tahun sebelumnya pihak komite hanya sebagai tamu undangan, maka pada tahun ini, komite juga masuk dalam jajaran panitia yang bertugas mendata dan mengumpulkan anak yatim serta duafa yang berlokasi di seputaran madrasah.

“Alhamdulillah tahun ini semua pihak terlibat aktif,” sambungnya.

Selain itu, lanjut dia, pola pemberian santunan tahun ini banyak berubah. Salah satunya mengenai jumlah santunan yang diberikan.

Menurutnya, jumlah santunan yang diberikan seharusnya bisa menjadikan anak yatim dan fakir miskin memanfaatkannya untuk menyambut lebaran. Misalnya untuk membeli baju baru dan lainnya seperti yang biasa didapatkan oleh anak yang memiliki orangtua pada umumnya.

Sehingga, pihak madrasah dan komite tidak terfokus pada jumlah anak yatim dan duafa yang disantuni, tetapi lebih fokus pada pemanfaatan santunan. Sehingga, jumlah santunan tahun ini ditambah dari tahun sebelumnya agar dapat dimanfaatkan oleh anak yatim untuk membeli sekedar pakaian baru.

“Alhamdulillah, kami sepakat bahwa santunan yang mereka terima harus bisa dimanfaatkan untuk menyambut lebaran,” terang Zulhadi.

Meski begitu, menurut data anak yatim dan duafa yang diberikan santunan pada tahun ini mencapai puluhan orang. Bahkan bertambah dari tahun sebelumnya.

Menurut Zulhadi, hal ini tidak lepas dari peran guru dan komite yang memberikan andil besar dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“Kami bersyukur selain para guru, pihak komite juga ikut menyumbang sehingga kegiatan ini bisa berjalan sukses,” tandasnya. (Ire)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.