Header Ads

ads header

Dukung Polri Tangkap Penyebar Hoax. PMII Bali-Nusra, Gelar Aksi Damai

Aksi Damai didepan Mapolda NTB yang digelar oleh PMII Bali-Nusra.


Seputarlombok.com | Mataram -Mataram- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bali-Nusra menggelar aksi Damai dijalaman depan Mapolda NTB senin (28/5), aksi damai dilakukan dalam rangka mendukung langkah Polri dalam Pengamanan Aksi Unjuk Rasa tanggal 21-22 Mei 2019 di Depan Kantor Bawaslu RI dengan tema "Selamatkan Bangsa, Jaga Perdamaian dan Kedaulatan NKRI".

Dalam aksi ini, massa mendorong pihak Polri dan TNI menangkap Provokator kerusuhan 22 Mei dan menangkap para penyebar hoax. Dalam orasinya, Ketua PKC PMII Bali-Nusra Aziz Muslim menyampaikannya mengharapkan kepada TNI dan Polri untuk maksimal dalam melaksanakan pengamanan di Indonesia.

Dalam maslah ini, tidak lagi berbicara 01 dan 02 tetapi sudah berbicara bagaimana agar Polri bisa memberikan rasa nyaman kepada segenap masyarakat Indonesia." Terimakasih kepada Polri khususnya yang telah bekerja dengan maksimal untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi baik Pileg maupun Pilpres pada tanggal 17 April 2019 yang lalu."  kata Aziz

Sementara itu dari PKC PMII NTB Ardi mengatakan, PMII NTB  membawa aspirasi dan informasi yang penting untuk diketahui oleh seluruh masyarakat NTB yang harus segera diketahui." Bagi kami ada hal yang penting, lebih dari sekedar demokrasi yakni manusiawi," katanya.

Menurutnya, menyampaikan aspirasi itu boleh tetapi jangan kemudian hal tersebut menyebabkan adanya masyarakat lain yang menjadi korban. Selaku warga masyarakat NTB, mereka datang  untuk menyampaikan beberapa hal penting bahwa tanggal 17 April 2019 lalu  telah melewati suatu tahapan demokrasi dalam berbangsa dan bernegara, maka dari itu perlu memberikan apresiasi kepada KPU dan Bawaslu yang telah bekerja keras dan bekerja tuntas sehingga Pemilu baik Pileg dan Pilpres dapat terlaksana dengan aman dan lancar." Kami juga menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada aparat keamanan dalam hal ini Polri yang telah mengawal jalannya pesta demokrasi di NTB ini dengan baik sehingga dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, massa menyampaikan pernyataan sikap di depan Kabid Humas Polda NTB AKBP Purnama S.IK yang menerima kedatangan massa. Adapun isi pernyataan sikap yaitu :
1. Mempercayakan sepenuhnya kepada penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu). 2 Mendukung Aparat Keamanan (TNI dan POLRI). 3. Mendesak Polri dalam mengusut tuntas dalang dan perusuh aksi di tanggal 21-22 Mei 2019. 4 Tangkap Provokator dan Penyebar Hoax. 5 Pancasila Jaya, NKRI Harga Mati.

Kabid Humas Polda NTB  menyampaikan terkait dengan aksi yang terjadi tanggal 21-22 Mei 2019, aksi ini bukan merupakan unjuk rasa tetapi merupakan perusuhan." Mari kita serahkan semuanya kepada yang menyelesaikan masalah tersebut di Jakarta," ajaknya.

Ia mengingatkan, apabila masyarakat ingin menyampaikan dan menyebarluaskan suatu informasi, kontent baik foto atau video agar menyaring terlebih dahulu segala bentuk informasi yang diterima," Ingat sebelum membagikan informasi dicek dulu, saring sebelum di sebarkan," imbuhnya (tf)


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.