Header Ads

ads header

Bahas Ranperda Sebulan Lebih, Komisi III Minta Tambahan Waktu

SeputarLombok.com|Lombok Tengah - Setelah diamanahkan oleh masyarakat melalui sidang paripurna pada 4 April lalu, Komisi III akhirnya memberikan laporannya terkait tugas mereka untuk membahas Ranperda perlindungan mata air.

Dalam sidang paripurna kali ini, Senin (13/5) setelah sebulan lebih mereka bekerja, juru bicara Komisi III, HL Arif Rahman Hakim mengemukakan jika pihaknya sudah bekerja maksimal.

Hanya saja dalam perjalanannya, pembahasan mengenai Ranperda ini belum bisa tuntas sepenuhnya karena ada beberapa hal krusial yang masih membutuhkan waktu lama untuk dibahas.

"Ada beberapa bahasa substansial yang masih harus dibahas, seperti masalah kewenangan penanganan sumber mata air yang harus diperjelas," jelasnya.

Lebih jauh, politisi PBB yang akrab disapa Miq Tuan Arif itu mengatakan, pihaknya sudah melakukan kajian mendalam dan menemukan bahwa Ranperda Perlindungan Mata Air ini mendesak untuk diterbitkan.

Selain karena faktor ekonomi, faktor sosiologi juga menjadi pertimbangan mengapa Ranperda ini harus segera direalisasikan menjadi Perda.

"Maka Komisi III meminta tambahan waktu selama 4 hari kerja untuk membahas mengenai Ranperda ini," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Loteng, HA Puaddi FT kemudian meminta persetujuan anggota DPRD Loteng yang hadir saat itu megenai tambahan waktu pembahasan yang diminta oleh Komisi III ini.

"Sesuai tata tertib, maka permohonan tambahan waktu ini akan saya serahkan kepada sidang paripurna yang terhormat, apakah permohonan Komisi III ini dapat disetujui?" tanyanya.

Dengan serempak, anggota DPRD Loteng yang hadir saat itu menyatakan persetujuannya untuk memberikan waktu tambahan kepada Komisi III untuk membahas Ranperda yang diayakini menjadi salah satu Ranperda paling penting tahun ini. (fiq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.