Header Ads

ads header

Gerindra Pastikan Diri Dapat Kursi di Dapil Prabar-Prabarda

Yakin menang: Ekspresi kemenangan Rusman, Caleg dari Gerindra di Dapil Praya Barat-Praya Barat Daya Lombok Tengah dari para pendukung, simpatisan, relawan dan tim.
SeputarLombok.com|Lombok Tengah – Tahun politik tahun ini memang cukup “seksi”. Termasuk juga untuk para politisi tingkat kabupaten yang sudah bertarung habis-habisan memperebutkan kursi panas di Gedung Parlemen tingkat kabupaten.

Tidak hanya untuk para politisi kawakan, politisi anyar juga tidak mau ketinggalan. Bahkan dari informsasi yang beredar berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kabupaten, sudah bias diprediksi beberapa nama baru muncul sebagai legislator.

Salah satu yang menarik perhatian adalah sosok Rusman, politisi Partai Gerindra dari Daerah Pemilihan (Dapil) Praya Barat-Praya Barat Daya. Sosok ini menarik karena selain merupakan pendatang baru dalam dunia politik dan mendapat suara yang cukup fantastis, pada priode legislator sebelumnya juga Gerindra sendiri tidak mendapat kursi untuk Dapil ini.

Dari wawancara singkat antara SeputarLombok.com dengan Rusman, diketahui bahwa Rusman mendapat suara sebesar 3.206 di Kecamatan Praya Barat Daya dan 271 di Kecamatan Praya Barat. Sehingga total suara coblos namanya mencapai 3.477 dan merupakan suara tertinggi di internal partainya untuk Dapil Praya Barat dan Praya Barat Daya.

Sementara suara partainya sendiri mencapai 8.534 dengan rincian, 4.656 suara di Praya Barat dan 5.057 suara di Kecamatan Praya Barat Daya.

“Alhamdulillah, itu tidak terlepas dari campur tangan Allah dan perjuangan kawan-kawan serta kepercayaan masyarakat,” ucapnya merendah.

Pria yang berdomisili di Batu Jangkih ini mengatakan, sebenarnya dirinya tidak terlalu berambisi untuk menjadi anggota dewan, hanya saja, ketika ada amanah partai dan masyarakat, maka dirinya harus menerima dan mengemban amanah itu.

Lebih jauh Rusman mengatakan, dirinya menerima mandat sebagai calon anggota dewan waktu itu karena melihat kondisi desa yang memang berada di pelosok Kabupaten. Batu Jangkih sendiri sering disebut sebagai desa terbelakang dan tertinggal oleh sebagian orang tidak faham dengan kondisinya.

Sehingga, kata dia, dirinya merasa terpanggil untuk bergerak maju bersama masyarakat dengan minimal mengabdikan diri sebagai anggota dewan demi memperjuangkan masyarakatnya ke depan.

“Berawal dari kata ‘kami harus memiliki wakil sendiri agar bisa maju’ maka masyarakatlah yang mendorong saya untuk maju,” ceritanya.

Dikatakan, perjuangan tim, relawan dan masyarakat pada umumnya belum selesai sampai di sini, sebab masih ada PR penting, yaitu mengawal suara itu sampai final. Meskipun dirinya mendapat suara tertinggi di internal Gerindra dan posisi suara partainya berada di atas beberapa partai papan atas lainnya, tetapi hal itu tidak lantas membuat pihaknya harus melepas pengawalan suara di tingkat KPU Kabupaten.

“Makanya kawan-kawan kami mengingatkan untuk terus mengawal suara ini sampai tuntas, barangkali kalau kami sudah tuntas dan Alhamdulillah bisa dikatakan menang dengan melihat peroleh saat ini, tapi tetap kami harus kawal ini sampai final agar tidak ada yang nantinya merasa terzalimi,” lanjutnya.

Selanjutnya, kata Rusman melanjutkan, guna merayakan kemenangan itu, masyarakat sendiri berinisiatif untuk melaksanakan tasyakkuran. Sebab, menurutnya kemenangannya bukanlah kemenangan pribadinya semata, melainkan kemenangan masyarakat secara umum.

“Rencananya sih setelah lebaran, tetapi masyarakat sepertinya sudah tidak sabaran, makanya tasyakkuran sebelum puasa itu,” kata pria ini dengan sedikit tersenyum simpul.

Diinformasikan Rusman, berdasarkan DA A1 yang dipegang pihaknya, di Dapil IV Prabar-Prabarda, Gerindra berada di bawah suara PKB yang sebelumnya memiliki anggota dewan sebagai wakilnya.

Untuk total suara PKB sendiri mencapai 9.808 suara, sementara Gerindra mencapai 9.713 suara dengan rincian suara partai mencapai 1.025, Caleg nomor urut 1 atas nama L. Sudiwangse mendapatkan suara 3.011, nomor urut 2  atas nama Rusman mendapatkan suara 3.477, caleg nomor 3, Martini mendapatkan suara 76, caleg nomor 4 Lale Agustia sebesar 653, nomor 5 Zaenal Arifi 899, nomor 6 Hidayah Handani 24 dan caleg nomor urut 7 yang bernama Drs. Zulharianto mendapat suara 548 suara.

"Sekali lagi Alhamdulillah, kawan-kawan semua sudah berjuang bersama kami sampai akhir, dan ini kemenangan kami bersama," tandasnya. (ire)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.