Header Ads

ads header

Kalangan Dewan Lobar Dorong Pemda Lobar Selesaikan Lahan SMPN 2 Gunung Sari


seputarlombok.com | Lombok Barat - Lahan Publik yang menjadi obyek pendidikan SMPN 2 Gunung Sari, menjadi hak perseorangan pasca gugatan pelapor dimenangkan setelah mendapat putusan terakhir Pengadilan waktu lalu. Tak ayal, kenyataan ini menjadi dilematis bagi Pemkab Lobar, sebab pertimbangan lainnya yakni dikala siswa SMP ini tengah jelang ujian, disegi lain proses eksekusi pengosongan ini akan dilakukan eksekusi pengosongan.

Perihal tersebut, mendapat intervensi dari Komisi II DPRD Lombok Barat (Lobar) yakni mendukung dan mendorong agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lobar, agar menyiapkan anggaran untuk pembayaran lahan SMPN 2 Gunung Sari ini.

Ketua Komisi II DPRD Lobar Andi Irawan mengatakan, atas nama wakil rakyat, dirinya merasa peduli terhadap ratusan siswa yang ada di sekolah tersebut. Untuk itu pihaknya setuju dan menyarankan agar Pemda Lobar, mengambil langkah komprehensif untuk menyelesaikannya yaitu siasati dengan menyiapkan anggaran agar lahan yang dimaksud dengan cara dibeli saja.

Jika ini tidak dikehendaki, akan berpengaruh pada psikologis anak anak terlebih sekarang tengah persiapan ujian. Kalau ini dibiarkan, kasihan ratusan siswa yang terlantar karena mereka harus dipindahkan kesekolah yang lain yang terdekat.

”Kasihan siswanya, kalau bisa pemda anggarkan saja untuk pembelianya lahannya, saya dari komisi setuju usulan itu,” kata Andi.

Memang soal anggaran tidak bisa diproses ditahun ini karena sudah melewati APBD murni tahun 2019, namun bisa saja Pemda nanti mengusulkan anggaran untuk pembelian lahan pada pembahasan APBD perubahan.

Menurutnya, DPRD sendiri pasti akan mendukung penganggaran untuk pembayaran ganti rugi ini, karena ini untuk masyarakat luas, untuk anak anak generasi penerus bangsa. Kalau sampai diekskusi bagaimana nasib anak-anak yang sekolah, ratusan siswa akan terlantar, kalaupun Pemda akan membangun sekolah, selama proses pembangunan, siswa ini mau belajar dimana, kondisi psikis anak anak harusnya dipertimbangkan oleh Pemda Lobar, pungkasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.