Senin, 04 Februari 2019

DPRD Lobar Segera Tetapkan Perda Kepemudaan


seputarlombok.com | Lombok Barat - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lombok Barat terus bekerja menggodok selesainya pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Kepemudaan di Kabupaten Lombok Barat. 

Panitia Khusus (Pansus) bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Lombok Barat dan Dinas Dispora Kabupaten Lombok Barat sudah melalui berbagai tahapan untuk penyusunan Perda yang berpihak kepada pemuda di Kabupaten Lombok Barat.

Wakil Ketua DPRD Lobar H.Sulhan Mukhlis menjelaskan, dalam melaksanakan penyusunan perda ini, pansus sudah mendengarkan suara dari para pemuda dan mahasiswa yang ada di Kabupaten Lombok Barat. Rapat dengan pendapat Pansus Perda Kepemudaan sudah dilakukan beberapa waktu lalu." Keberadaan Perda ini sebagai bentuk komitmen kita memberikan ruang berekspresi dan kepastian dukungan pemeritah daerah Lombok Barat dan keberpihakan kepada pemuda," kata caleg DPR RI Dapil Lombok ini. 

Ia menargetkan, pembahasan Raperda ini bisa secepatnya diselesaikan, pihaknya dari legislatif menargetkan pembahasan Raperda ini bisa tuntas pada bulan Maret, atau paling telat sebelum pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) bulan April nanti." Sebelum pemilu atau akhir maret kita sudah ketok Perdanya.“ tegas Sulhan. 

Kenapa Perda tentang Kepemudaan ini harus ada?. Politisi PKB ini mengatakan keberadaan Perda Kepemudaansebagai bentuk komitmen dari DPRD Kabupaten Lombok Barat kepada para pemuda di Lobar. Raperda ini merupakan salah satu dari Perda Inisiatif DPRD Lobar yang akan tetapkan pada tahun ini. 

Keberadaan Perda sebagai bentuk dukungan wakil rakyat dalam mendukung pemuda Lobar berekspresi dan memberikan kepastian dukungan pemeritah daerah dan keberpihakan kepada pemuda di Lobar. 

Keberadaan perda inijuga untuk menjamin kehadiran pemerintah daerah untuk mendukung pemuda dalam hal Kewirausahaan (enterprenuership). Kepemimpinan (leadership) dan Kepeloporan. Karena menumtnya Negara harus hadir dalam pemberdayaan pemuda melalui kepemimpinan,kewirausahaan, kepeloporan (intelektualitas). 

Sulhan menambahkan, untuk masa sidang pertama tahun 2019 DPRD Lobar menargetkan sejumlah bisa diselesaikan pembahasannyaMasa sidang pertama tahun 2019 sudah dimulai pada bulan Februari ini. Dari tahun 2018 ada masih tersisa 6 buah Raperda yang tidak bisa diselesaikan pembahasannya, pada tahun enam Raperda tersebut sudah masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) DPHD Lobar untuk diselesaikan pembahasannya.(red) 

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.