Senin, 11 Februari 2019

DPRD Lobar Mulai Bekerja Bahas Sejumlah Raperda


seputarlombok.com | Lombok Barat - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kabupaten Lombok Barat mulai menggelar Mada sidang tahap pertama tahun 2019. Sebagaimana yang dijadwalkan masa sidang tahun 2019, DPRD Lobar memiliki sejumlah Pekerja Rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Pada tahun 2018 lalu ada sekitar 6 Raperda yang tidak bisa diselesaikan pembahasan. Awal bulan Februari dua Raperda inisiatif DPRD Lobar mulai dibahas, Diantaranya Raperda Usaha Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Raperda tentang Pembangunan dan Pelayanan Kepemudaan.

Pembahasan atas dua Raperda itupun sudah sampai kepada jawaban fraksi DPRD terhadap pandangan kepala daerah, terkait dua raperda tersebut. Juru Bicara Gabungan Fraksi DPRD Lobar, Muslim Bafadal menyamapikan tangapan untuk dua Raperda itu. Ia menyampaikan perdagangan termasuk peliharaan semakin menjamur di masyarakat. Bahkan nilainya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Menurutnya kesehatan hewan dan masyarakatjuga mempunyai peran penting dalam meningkatkan produkitivitas ternak. Hal ini juga untuk melindungi masyarakat dari bahaya pencemaran mikroba yang mungkin terkandung dalam priduksi dan peredaran bahan pangan asal hewan." Keberadaan usaha peternakan dan kesehatan harus harus diatur," jelasnya.

Tujuannya agar kesejahteraan hewan seperti kebutuhan makanan, fasilitas perawatan dan kesehatan hewan menjadi kebutuhan pokok utama bagi hewan dan penyayang hewan.]a mengatakan secara substansi jawaban Fraksi atas Raperda itu, bahwa penyelenggaraan urusan kesehatan di tingkat kabupaten dilaksanakan oleh organiasiai perangkat daerah (OPD). Dimana dalam hal ini sepeni pusat kesehatan hewan (Puskeswan), Dinas Pertanian atau Dinas Perikanan dan Kelautan.

Pada pembahasan Raperda inisiatif dewan pada tingkat selanjutnya akan dibahas dengan melibatkan organisasi perangkat daerah terkait. Sedangkan terkait Raperda tentang Pembangunan dan Pelayanan Kepemudaan, Ia menyampaikan peran pemuda dalam bangsa sebagai kekuatan moral , control sosial dan agen perubahan. Demi mewujudkan karakteristik dan kepuendudukanya dalam pembangunan bangsa." Guna memenuhui harapan itu perlu dilakukan pengaturan dan penataan kepemudaan. Baik dari sisi keberimana kepada tuhan yang maha esa, akhlak, sehat. kecerdasan hingga berdaya saing," tegasnya.

Karakteristik pemuda yang memiliki semangat keperjuangan, sifat kritis, idealis, inovatif, progresif, dinamis, reformis, dan futuristrik harus diatur.

Oleh karena itu proses pembangunan dan pelayanan kepemudaan harus dipersiapkan secara komprehensif integral. Iapun menyebutkan terdapat tiga cara penataan itu. Seperti stategi pembangunan dan pelayanan kemudaan, tugas fungsi wewenang serta tanggung jawab Pemerintah dan Pemkab Lobar.(red)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.