Header Ads

ads header

Tingkatkan PAD Dengan Laskar Pajak


Seputarlombok.com | Lombok Utara - Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Lombok  Utara gencar melakukan inovasi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pasalnya di tahun 2019 ini target  yang harus dicapai Rp. 145 miliar meningkat Rp. 40 miliar dari Rp 145 miliar di tahun 2018. Untuk menunjang hal tersebut Bapendda KLU sendiri melalukan inovasi dengan membuat laskar pajak yang melibatkan semua stickholder yang ada dan dibantu sama pemerintah desa, unutk inovasi terbagi menjadi tiga zona, yaitu zona Gili, zona Tanjung dan Pemenang, dan zona Gangga, Kayangan Bayan.

Kepala Badan Pendapadatan Asli Daerah ( Bapendda) Lombok Utara H.Zulfadli (4/1) menjelaskan, target PAD kita ditahun 2018 ini baru mencapai 89 persen, hal ini disebebakan karena retriusi parkir dan pajak hotel yang belum mencapai target, sedangkan untuk retribusi ,PBB, PBHTB sudah terlampaui. Unutk retribusi parkir target kita Rp.50 juta akan tetapi tidak mencapai 50 persen, hal ini di karenakan akibat bencana gempa bumi.’paparnya.

Lanjut, H. Zulfadli, dalam menigkatkan PAD tahun 2019 ini, kita sekarang membantu memulihkan kondisi, mengajak Dinas  Pariwisata untuk lebih bergerak lebih cepat. Selain itu juga untuk fasilitas di gili trawangan dari jalan lingkarnya sudah hampir 90 persen, dermaga sudah mulai terbangun sehingga retribusi bisa tercapai.

Untuk retribusi parkir sendiri baru 16 titik yang sudah berjalan dan terdata dikecamatan Pemenang saja, dan untuk parkir umum masih dishub yang berperan. Sedangkan untuk tarip parkir masih memakai persentase yang masuk ke bapendda, yaitu 10 persen. Sednagkan potensi pajak parkir di KLU sendiri begitu besar, baik dipasar-pasar dan pinggir jalan. Untuk PPB ditahun 2018 target kita Rp.10 miliar akan tetapi turun menjadi rp 3,5 miliar karena bencana gempa. Untuk meningkatkan PAD di tahun 2019 ini kita akan terus melakukan sosilisasi dan penjemputan ke masyarakat sehingga sadar pajak, akan tetapi masyarakat lebih senang didatangi  karena lebih efisien  waktu dan jarak tempuh mereka yang cukup jauh, sehingga mobil kita selalu keliling ke setiap desa’tutupnya.(mu)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.