Header Ads

ads header

Tingkatkan Kompetensi Wasit, Yaporitim Gelar Pelatihan Wasit Volly Se-Pulau Lombok

Seputarlombok.com | Selong - Yaporitim (Yayasan Pengembangan olahraga indonesia timur) melaksanakan kegiatan pelatihan wasit volly sepulau Lombok, Rabu (26/12), bertempat di aula Monumen Djoeang Selong.

Yaporitim sendiri merupakan sebuah Yayasan yang dibentuk oleh Musabbihan, SH, dan bertujuan untuk mengembangkan potensi olahraga yang ada di wilayah Indonesia timur. Dan juga telah menjalin sinergitas dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam setiap kegiatannya.

Ketua Yaporitim, Musabbihan, SH, dalam pemaparannya menuturkan tujuan pelatihan wasit Volly ini adalah untuk mencari wasit-wasit berkualitas, yang nantinya akan diusulkan pada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk mendapat sertifikat.

Dengan adanya sertifikat wasit dari Kemenpora, diharapkan para wasit volly yang telah mendapat pelatihan, jasanya dapat digunakan pada kejuaraan di tingkat provinsi.
"Dengan pelatihan ini, kita berharap agar wasit untuk cabang olahraga bola voly ini nantinya mendapat sertifikat dari Kemenpora. Dan, bisa terpakai untuk pertandingan-pertandingan di tingkat provinsi," harap Musabbihan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Lombok Timur, M. Zaini, yang membuka kegiatan tersebut, dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan pelatihan wasit yang diinisiasi oleh Yaporitim ini. Menurut Zaini, kegiatan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung perkembangan cabang olahraga volly di Pulau Lombok.

"Dengan adanya pelatihan wasit ini, tentunya akan mendukung perkembangan olahraga volly di pulau Lombok. Karena tidak dapat dipungkiri, kualitas kompetisi tergantung pada kualitas keputusan para pengadil di lapangan," tutur Zaini.

Selain itu, Zaini juga berpesan agar para wasit yang telah mendapat pelatihan agar lebih profesional sebagai pemimpin pertandingan. Sehingga, semangat sportivitas yang tinggi akan mendukung perkembangan olahraga di Pulau Lombok.

"Banyak wasit KONI yang bersertifikat tapi tidak kompetens. Ini juga menjadi persoalan secara nasional. Oleh sebab itu, melalui pelatihan ini kita berharap dapat menghasilkan pelatih yang profesional. Sehingga pertandingan bola voly yang kita saksikan penuh sportivitas dan tentunya akan berdampak juga pada perkembangan olahraga bola volly," jabarnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.