Senin, 03 Desember 2018

Dua Pekan Operasi Antik, Polres Lobar Ringkus Puluhan Pengedar Narkoba

SeputarLombok.com | Lobar - Polres Lombok Barat mengelar operasi Antik selama kurang lebih 2 Pekan sejak tanggal 19 November sampai 2 Desember 2018. 

Selama operasi Polres Lobar membekuk 10 orang pengedar sabu-sabu yang tertangkap dibeberapa tempat wilayah hukum Polres Lobar.

Kapolres Lombok Barat AKBP Herry Wahyudi dalam keterangan persnya Senin (3/12) menjelaskan, selama digelar operasi Antik polres Lobar berhasil dibebankan dua Target Operasi (TO) dan tiga Non Target Operasi (Non TO).

"Total tersangka yang dibekuk sebanyak 10 orang tersangka," kata Kapolres.

Penangkapan pertama dilakukan dari Laporan Polisi, penangkapan dilakukan pada Senin 19 November 2018, dari TO yang ditangkap sebanyak 2 orang dengan Barang Bukti (BB) berupa sabu-sabu seberat 5.75 gram.

Tersangkanya atas nama AR (30) inisial dan GW (29), keduanya berasal dari Kecamatan Ampenan Mataram. AR dan GW ditangkap di wilayah Senggigi kerjasama Polsek Senggigi dan Polres Lobar.

"Salah satu dari tersangka bekerja sebagai reception di salah satu hotel di Senggigi," katanya.

Target yang kedua polisi meringkus dua orang komplotan pengedar narkoba. Dari tersangka diamankan narkoba jenis sabu-sabu seberat 2.13 gram, tersangka atas nama MT (21) dan S 24 tahun yang dua duanya  sama sama warga  Batu Layar. 

Sedangkan penangkapan non TO berhasil dilakukan oleh Polsek Kediri. Selama operasi Antik Polsek Kediri berhasil menangkap pengedar narkoba jenis sabu-sabu dengan berat BB 3.38 gram, tersangka ada empat orang atasnama Z (28), MH (27) KA (30) dan MY (26). Keempat orang ini sama-sama berasal dari Kediri Kecamatan Kediri  Lobar.

"Target operasi kita semuanya tercapai," ungkapnya. 

Operasi Non Target juga berhasil dilakukan oleh Polsek Gerung dengan satu orang tersangka.Dari tangan tersangka diamankan sabu seberat  0.93 gram, pelaku berinisial MY (26) berasal dari Mapasan Serage Loteng.

Tersangka yang lainnya ditangkap di Sekotong Desa Cendi Manik, tersangka bernisial A, dari tangan A, polisi mengamankan sabu-sabu seberat 13.18 gram.

"Ini tangkapan yang paling besar BB nya di Sekotong," tegas  Kapolres.

Saat memberi keterangan pers, Kapolres didampingi  Wakapolres Lobar Kompol Fauzan Wadi Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Priyo Suhartono, Kabag OPS Polres Lobar Kompol I Nyoman Adi K dan Kasat Narkoba Polres Lobar.

Sementara untuk 10 orang tersangka ini dikenakan pasal 112 ayat 1, pasal 114 ayat 1 dan pasal 127, tentang kepemilikan, pengedar, pemakai narkoba sebagaimana diatur dalam  undang-undang 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun.

"Kita terus melakukan pendalaman terhadap jaringan mereka," jelasnya.

Jika dijumlahkan keseluruhan BB yang berhasil diamankan sebesar 25.30 gram jika diuangkan totalnya sekitar Rp 45 juta rupiah. Hasil dari pemeriksaan yang sudah dilakukan, sepuluh tersangka positif narkoba. (Rd)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.