Header Ads

ads header

Ancam Destinasi Wisata, Pemkab Tidak Main Tawar Menawar Terhadap Tambang Liar

Dokumentasi lokasi tambang emas di salah satu desa di Lombok Tengah
SeputarLombok.com | Lombok Tengah - Keberadaan tambang emas illegal di sejumlah wilayah Lombok Tengah disebut mengancam Lombok Tengah secara umum.

Terlebih lagi, ancaman itu bagi keberlangsungan pengembangan Loteng sebagai salah satu dari destinasi wisata terbaik di Indonesia.

"Segitiga emas pariwisata kita terancam karena tambang emas illegal ini," tegas Bupati Loteng, H. Moh. Suhaili FT saat rapat koordinasi rutin di Becingah Adiguna, Jum'at (07/12).

Bahkan dengan tegas Suhaili mengatakan, tambang illegal ini harus segera dihentikan. Pemkab menyatakan tidak akan memberikan toleransi lagi kepada masyarakat yang melakukan aktivitas tambang emas illegal itu. 

"Tidak ada tawar-menawar, Pol-PP dan Pemkab koordinasi dengan TNI dan Polri untuk segera menuntaskan masalah ini," tegasnya lagi. 

Terkait kewenangan pertambangan ada di Pemprov, Suhaili dengan tegas mengatakan bahwa Provinsi harus memahami bahwa wilayah tambang itu ada di Lombok Tengah.

Artinya, lanjut Suhaili, ketika terjadi masalah maka yang akan menjadi sorotan utama adalah Pemkab Loteng dan bukan langsung Provinsi.

Sehingga apapun yang terjadi, pihaknya mendesak agar persoalan ini diselesaikan dan tidak terhalangi dengan masalah kewenangan penanganan. 

"Malah jangan sampai keduluan sama Provinsi, itu malah jadi tamparan bagi kita," ucapnya. 

Dia meminta kepada Wabup Loteng, HL. Pathul Bahri agar segera mengatur jadwal rapat koordinasi dengan semua pihak, termasuk TNI dan Polri. 

"Segera agendakan, biar secepatnya kita selesaikan," tandasnya. (fiq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.