Minggu, 25 November 2018

Wagub Tandatangani Project Winner And Water For Women


SeputarLombok.com | Mataram - Kunci berhasilnya proyek apapun itu adalah rencana yang komprehensif, mengedepankan prinsip gotong royong dan betul-betul fokus dari hulu sampai ke hilir.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd, saat hadir sebagai pembicara pada kegiatan roadshow proyek sanitasi yayasan PLAN International Indonesia (YPII) di ballroom Hotel Shantika Mataram  Kamis (15/11/2018).

Dalam acara yang diawali dengan penandatanganan komitmen bersama Wakil Bupati Sumbawa, Walikota Mataram, Perwakilan Pejabat Lombok Tengah dan Direktur Eksekutif PLAN ini, Wagub NTB Hj. Rohmi menekankan bahwa, program yang muaranya berawal dari kesadaran masyarakat itu tidak gampang. Wagub menekankan perlunya  duduk bersama membahas program tersebut tidak bisa dilakukan secara parsial. Terlebih harus merubah mindset masyarakat, pola hidup dan masalah prioritas yang kompleks. 

"Mudah-mudahan dengan komitmen bersama ini kita tidak hanya tanda tangan di atas kertas tetapi Riil di lapangan, program ini betul-betul kita perhatikan jadi saya memang niatkan untuk hadir pada pagi hari ini karena bagi saya program-program seperti ini merupakan program yang sangat penting," ujar Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi juga mengajak pemangku amanah yang hadir pada acara tersebut untuk memperhatikan masalah sampah, lingkungan, sumber mata air, hutan gundul, sanitasi, dan masalah gizi buruk dalam rancangan APBD 2019.

"Mari utamanya para pemimpin daerah dan juga tentunya di support oleh Yayasan PLAN Internasional Indonesia  segera kita yakinkan bahwa setiap gerakan kita adalah gerakan yang komprehensif, sehingga tidak ada yang kita sesalkan nantinya. Kita sudah invest begitu besar, bekerja begitu banyak, sudah buang energi dan biaya yang tidak sedikit, tapi ujung-ujungnya kembali ke nol, yang ternyata  penyebabnya simpel, hanya karena kita tidak rencanakan semuanya secara komprehensif, kalau kita semua gotong royong dan betul-betul fokus dari hulu ke hilir semua tidak akan sia-sia," ujar Hj. Rohmi memberikan penekanan.

Dalam kesempatan yang sama, Dini Widyastuti, Direktur Yayasan PLAN Internasional Indonesia menyampaikan bahwa, Proyek Winner and water for women ini  merupakan pilot project yang sudah dilakukan di provinsi NTT dan NTB yang fokus utamanya  untuk membangun Sanitasi Total Berbasis Masyarakat seperti tertuang dalam SDGs tujuan keenam.

"Proyek ini merupakan salah satu program yang penting, dalam penanggulangan stunting, kesetaraan anak perempuan dan tumbuh kembang anak serta pengembangan interpreunership," jelas Dini.

Dalam perkembangannya kedepan proyek ini diharapkan dapat merubah perilaku masyarakat NTB dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan dapat direplikasi bersama pemerintah untuk anak dan masyarakat NTB khususnya. (Rd) 

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.