Header Ads

ads header

Lebih Dekat Dengan Muizzudin, Dari Pemikiran Hingga Gerakan Perubahan

MUIZZUDIN (Caleg DPRD Lobar Nomor Urut 7  Dapil V, Kediri-Labuapi)

Bukan hanya karena dia menjadi salah satu calon anggota legislatif, SeputarLombok tertarik "mengupas" seorang Muizzudin. Tetapi redaksi memandang sosok muda yang satu ini memiliki buah pemikiran hingga gerakan nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan bisa dikembangkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat.

MULYADANI - Seputarlombok.com - LOMBOK BARAT

Wawancara bersama sang tokoh yang satu ini, bermula ketika kami hendak mengupas persoalan mengenai keragaman di Nusa Tenggara Barat. Terlebih khusus di Kabupaten Lombok Barat yang terkenal dengan kabupaten yang kaya akan keragaman. Baik suku maupun agama.

Muiz ternyata merupakan Sekretaris termuda FKUB atau Forum Kerukunan Umat Beragama. Tidak hanya sekretaris termuda di NTB tetapi menjadi salah satu pengurus dengan jabatan sekretaris termuda se-Indonesia.

Dia menerima Surat Keputusan (SK) Bupati Lombok Barat pertanggal 23 Mei 2016 untuk jabatan itu dengan masa hidmat sejak 2016 lalu hingga tahun 2020. 

Jawaban pertama yang terlontar dari mulutnya ketika kami menanyakan masalah jabatannya itu adalah bahwa jabatan yang ia ampu bukan untuk ketenaran, tetapi sebagai wadah untuk pengabdian. Ya, dia katakan bahwa jabatannya itu merupakan pengabdian kepada daerah, negara dan bangsa.

"Menjadi pengurus lintas agama adalah pengabdian kepada Daerah, Negara dan Bangsa". katanya.

Setelah lebih dalam kami berbincang dalam konteks wawancara ringan, kami akhirnya menyadari bahwa tokoh yang satu ini tidak hanya membual mengenai jawaban pertamanya tadi. Sepertinya jawaban itu merupakan sebuah hasil didikan yang sudah tertaman lekat di pribadi seorang Muizzudin.

Betapa tidak, dia terlahir dari pasangan TGH. Mazhar Khalidy dan Ibu Muhayyam yang Masih Satu keturunan dari TGH. Mukhtar Sedayu Kediri yang sempat dijuluki sang “Pencetak Ulama' Lombok”.

Dari didikan orang tua dan keluarga besarnya inilah kemudian yang menjadikan pribadinya menghargai perbedaan dan bisa menjadi penengah di antara perbedaan suku dan agama yang ada di daerahnya.

Berbicara track recordnya di bidang organisasi, sepertinya tidak perlu diragukan lagi. Muizzudin terbilang aktif di organisasi Kepemudaan dan Lembaga Swadaya Masyrakat (LSM) . Sebut Saja Front Mahasiswa Lombok Barat, PMII, IPNU, GP Ansor, KNPI dan Lembaga Advokasi Rakyat Demokratik (LARD), Lembaga Kajian Masyarakat Rinjani (LKM). 

Menyusuri Ruang-ruang gerakan, pria kelahiran Gelogor, 12 September 1986 ini pernah mengenyam pendidikan tinggi swasta dan  sekarang aktif mengajar di beberapa sekolah negeri dan swasta di Lombok Barat.  Ini merupakan sederet pengalaman internal dan eksternal pria yang humble, murah senyum,ramah dan suka berolahraga boxing ini. 

"Organisasi merupakan tempat belajar penempaan diri agar menjadi pribadi mandiri, ajang silaturahmi, memperluas wawasan, saling menghargai dan menghormati serta menjadi kendaraan cepat untuk mencapai ruang-ruang yang luas," katanya ketika ditanya pandangannya mengenai organisasi.

"Ruang-ruang pengabdian dan keistiqomahan adalah cara untuk mengekpresikan diri, bukan cara untuk mengambil keuntungan semata, ada hak dan kewajiban yang harus di kedepankan. Menjadi manusia yang baik adalah fitrah manusia, kebaikan akan mendatangkan keridoan atas laku kita itu sendiri," lanjutnya memberi pencerahan.

Pria yang tercatat sebagai Caleg DPRD Lombok Barat Nomor Urut 7 Dapil V Kediri-Labuapi ini mempunyai VISI yang sederhana.

"Mengabdi dan melayani, berkeadilan serta menjadi manusia yang baik Adalah bentuk ril Tujuan sebagai Seorang Pemimpin”

"Jika Saya terpilih sebagai anggota DPRD Lombok Barat nanti, InsyaAllah amanah ini tidak akan kami sia-siakan.Ingatkan kami jika salah, karena kita semua mempunyai sifat basyariyah," pungkasnya.

Sebenarnya, redaksi saat itu masih akan lebih banyak mengupas buah pemikiran tokoh yang satu ini. Tetapi pada saat bersamaan, Muizzudin menerima panggilan dan segera berpamitan karena ada urusan mendadak yang dia katakan tidak bisa dia abaikan.

Redaksi berharap, dari sedikit hasil kupasan kali ini, pembaca bisa mengambil manfaat dari wawancara redaksi bersama Muizzudin yang saat ini akan berikhtiar menjadi anggota DPRD Lobar dari Dapil V. (*)

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.