Header Ads

ads header

FKUB Lobar Merasa Dianak Tirikan


seputarlombok.com | Lombok Barat - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Barat merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah Kabupaten Lombok Barat, karena sudah dua tahun ini FKUB Lobar tidak mendapatkan bantuan dana hibah dari Pemda Lobar.

Sekretaris FKUB Lobar Muizzudin mengatakan, selama dua tahun ini FKUB Lobar tidak mendapatkan bantuan hibah dari Pemda Lobar. Dimana biasanya setiap tahun besaran bantuan dana hibah yang diterima sebesar Rp 25 juta.

 " Tahun ini, kita di FKUB tidak ada dapat dana hibah dari Pemda Lobar," kata Muiz.

Untuk bisa mendapatkan dana tersebut pengurus mengajukan proposal kepada Pemda Lobar, sejak tahun 2017 lalu pemberian bantuan dana hibah untuk FKUB  pada tahun 2018 dana bantuan hibah tidak diberikan oleh Pemda.

" Kita tidak diberikan bantuan tahun ini," katanya.

Sementara itu pengurus yang lain Ini Made Diata mengatakan pemda Lobar  seakan akan tidak menganggap ada keberadaan FKUB ini, karena FKUB dan Kanwil Kemenag sudah berbuat maksimal untuk Kabupaten Lombok Barat dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama di Lobar.

" Saya asumsikan FKUB Lobar ini banyak sebagai pelengkap penderitaan saja," jelasnya

Selama ini FKUB sudah bekerja tidak kenal, hujan panas, Keliling dari sekolah ke sekolah untuk melakukan sosialisasi tentang Kerukunan Umat Beragama kepada para pelajar yang ada di Lobar.

" Kita tidak tahu namannya hujan panas bekerja melaksanakan program, tapi ternyata tidak ada penghargaan," katanya.

Ia menganggap Bupati Lombok Barat,yang saat ini menjabat  telah memberikan hadiah yang paling buruk kepada FKUB dengan tidak memberikan alokasi dana bantuan hibah kepada FKUB. Atas kondisi ini, pihaknya dari pengurus akan menemui sekda Lobar untuk menyampaikan dan bertanya kepada pemerintah Lobar. Ada apa dengan Pemda Lobar, daerah yang besar, kaya anggarannya paling sedikit dibanding dengan daerah lain, malah sekarang akan dihentikan.

" Kami akan sampaikan kepada Sekda dan menanyakan ada apa ini," kata Made.

Meski tidak ada anggaran, ia mengatakan FKUB tetap turun  dan bekerja memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang ada di Lobar untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama.

" Program tetap kita jalankan turun memberikan pencerahan kepada seluruh umat," ungkapnya (rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.