Selasa, 27 November 2018

Dinas PU-PR Lobar Prioritaskan Perawatan Jalan Kabupaten dan Desa


seputarlombok.com | Lombok Barat  -  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan ( PU-PR ) Kabupaten Lombok Barat, I Made Arthadana Mengingatkan terkait  Kondisi  jalan yang pada saat musim hujan kemarin mengorbankan banyak jalan Desa dan Kabupaten rusak oleh guyuran hujan yang tidak merata dikawasan Kabupaten Lobar.

Ia menjelaskan kondisi jalan yang pada awalnya mulus tanpa lubang akan semakin menurun kualitasnya seiring waktu, hal itu tentunya terkait juga dengan volume dan beban kendaraan yang melintasinya. Tanpa pemeliharaan dan perbaikan rutin, secara otomatis jalan yang ada akan rusak kondisinya, bahkan menjadi sulit untuk dilalui kendaraan, Keluhan mengenai kondisi jalan yang rusak selalu saja terdengar di beberapa wilayah.

“Jalan yang letaknya berada pada ruangan terbuka walaupun tidak terlalu sering dilalui kendaraan, tetap akan mengalami penurunan kualitas.” ungkapnya

Made juga membeberkan spesifikasi jalan atau cara membangun jalan Hanya mengenai pengelompokan jalan berdasarkan wilayah administrasi pemerintahan, yaitu terbagi menjadi jalan Nasional, jalan Provinsi, jalan Kabupaten/Kota, dan jalan Desa. Setiap kelompok jalan tersebut sudah diatur penanggung jawabnya masing-masing serta sumber dana untuk pembangunan, perbaikan dan pemeliharaannya.

" Namun walau seperti itu Dinas PU-PR harus bisa bijak dan lebih bisa memilih dari sekian banyak jalan yang rusak, ada jalan yang menjadi jalan prioritas perbaikan,” bebernya

Ia juga tidak mengilah terkait masih banyaknya jalan yang rusak, Namun kerusakan tersebut bukan tidak dihiraukan begitu saja, hanya saja murni dikarenakan faktor kurangnya anggaran perawatan jalan, karena anggaran perawatan yang trealisasi hanya 600 Juta, dan anggaran tersebut masih jauh dari yang dibutuhkan.

"pihaknya sangat menyayangkan hal tersebut, mengingat kebutuhan untuk perawatan jalan kabupaten dan desa dikisaran angka 3 Sekian M pertahun." Pungkasnya.(rd)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.