Selasa, 30 Oktober 2018

Panitia Lomba Lari TNI International Marathon Siapkan Kebutuhan Air Minum Para Peserta Lomba



seputarlombok.com l Praya - TIM yang akan digelar 4 November 2018 di Kuta Mandalika, Praya-Lombok Tengah akan dibagi menjadi 4 kategori yaitu 5K, 10K, 21K dan 42K dengan melintasi rute cukup panas dan tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi para pelari, terutama kategori jarah jauh, 21K dan 42K.

Menurut Ketua Panitia, Brigjen TNI Muhammad Hasan, pada perlombaan lari TIM ini, setiap 5 km akan ada water station (perhentian) yang menyediakan air minum untuk peserta lari. "Sebaiknya para pelari, terutama yang 21K dan 42K, minum di setiap station yang disiapkan, minum 3-4 teguk atau setengah gelas di setiap station, supaya tidak dehidrasi," jelas Brigjen TNI Hasan, di Kuta Mandalika, Selasa (30/10).

Fakto udara yang cukup panas di Kuta Mandalika juga dapat membuat pelari dehidrasi, karena elektrolit keluar melalui keringat. Untuk itu Jenderal Bintang Satu yang juga Kadisjasad ini, menekankan para atlet pelari untuk memanfaatkan air minum yang disediakan. "Minum larutan yang mengandung elektrolit akan mencegah dehidrasi berat, terutama untuk olahraga yang dilakukan lebih dari satu jam, sangat dianjurkan, dan kami sudah menyiapkannya," sambung Brigjen Hasan.

Tampak Prajurit TNI tengah menurunkan air kemasan dari truk dan diangkut ke tenda yang disiapkan di area Hotel Tastura. Air kemasan ini dibawa dari Jakarta oleh panitia sebanyak 1.000 dus kemasan 330 ml dan 500 dus kemasan 660 ml.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.