Header Ads

ads header

P2KTD Diberikan Orientasi Peningkatan Kapasitas Desa


seputarlombok.com | Mataram - Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) yang ada di provinsi NTB diberikan orientasi tugas untuk peningkatan kapasitas dan inovasi desa yang ada di masing-masing  Kabupaten yang ada di NTB.

Selama 1 pekan 1-7 Oktober para  P2KTD diberikan orentasi dari DPMPD Provinsi. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMPD) Provinsi NTB H.Ashari menjelaskan  orentasi diikuti dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat  LSM) dari Akademisi ada dari inatruktur penggiat informasi desa.

Dimana salah satu tugas dari tim ini adalah untuk memfasilitasi para aparaur desa untuk melakukan pelatihan pelatihan kepada para aparat desa dalam menyusun administrasi dan pengembangan desa melalui teknologi informasi yang berkembang saat ini." P2KTD ini nantinya akan memberikan pelatihan kepada para aparatur desa," kata Ashari.

Tujuan pelatihan kepada aparatur desa dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan  kapasitas dari perangkat desa dalam melakukan dan menyusun  perencanaan pembangunan di desa.  Bahkan huga untuk mengetahui apa inovasi-inovasi inovasi desa yang akan dilaksanakan. Dengan  demikian perangkat desa memahami potensi-potensi Desa.

" Dengan diberikan pelatihan masyarakat dan perangkat desa bisa memahami potensi desa yang mereka miliki," katanya.

Sasaran besar dari orentasi ini,  desa bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk peningkatan  infrastruktur desa.Intinya diupayakan dengan keberadaan P2KTD  bisa meningkatkan kapasitas kapasitas  desa.

"  Kita pahami bahwa kapasitas teman-teman kita di desa ini masih lemah, sehingga  mereka perlu di injeksi (guru) untuk mendapatkan ilmu baru tentang pengelolaan desa," ujarnya.


Sementara itu peserta P2KTD Musfi Yuliadi mengatakan program orientasi ini merupakan salah satu bentuk keseriusan pemerintah dalam mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat untuk membangun desa. Sebagai tenaga ahli yang dipersiapkan dalam rangka menerapkan inovasi atau terobosan baru untuk program kerja di desa.

" Kegiatan ini juga diharapkan mampu mengarahkan program-program di desa memiliki kualitas yang baik sesuai dengan bidang teknis masing-masing peserta," ungkapnya.

Sehingga ke depannya penggunaan anggaran desa sesuai dengan semangat memberdayakan masyarakat desa melalui kegiatan yang tepat guna.(rf)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.