Header Ads

ads header

Ikut Gerah, Satker Ancam Denda Perusahaan Yang Kerjakan Drainase Kekalik


SeputarLombok.com|Mataram - Mendapat keluhan dari warga terkait tidak beresnya pengerjaan pembuatan drainase di Lingkungan Kekalik Jaya, Satuan Kerja Dirjen Cipta Karya NTB ikut gerah. 

Kepala Satker Dirjen Cipta Karya NTB, Sugeng Selamet ST dengan tegas mengancam akan mendenda perusahaan yang mengerjakan proyek itu. 

Sugeng menegaskan, PT. Bangun Anugrah Lestari yang mengerjakan proyek senilai Rp.7.227.291.000 itu harus bertanggung jawab terhadap adanya keluhan warga Kekalik Jaya yang justru merasa dirugikan dengan pelaksanaan proyek ini. 

"Mereka harus kerjakan dan selesaikan dalam waktu 16 hari, kalau tidak akan finalti dan kami denda," tegasnya.

Terkait dengan alasan pihak kontraktor yang mengatakan bahwa pekerjaan tertunda karena terkendala pekerja yang pulang kampung karena bencana gempa dikatakan sudah memberikan keringanan. 

Keringanan yang diberikan berupa perpanjangan kontrak selama satu setengah bulan. 

"Ketertinggalan masa kerja selama sebulan lebih itu sudah kami ganti dengan perpanjangan kontrak selama satu bulan setengah. Jadi tidak ada alasan lagi," sambungnya tegas. 

Sementara itu, pihak pengawas Kontraktor pelaksana proyek tersebut ketika dikonfirmasi terkait keterlambatannya berkilah, keterlambatan penyelesaian pengerjaan disebabkan karena tenaga tukang yang bekerja pulang karena gempa. (Ung)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.