Header Ads

ads header

Akhirnya, Isroq Resmi Gantikan Lege di Kursi Dewan

SeputarLombok.com|Lombok Tengah - Setelah melalui sejumlah tahapan panjang di internal Partai Bulan Bintang, termasuk mengajukan di peradilan tetapi lalah, akhirnya Isroq KM resmi menggantikan posisi Legewarman di kursi DPRD Lombok Tengah.

Senin (22/10), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pengambilan sumpah janji pelantikan anggota dewan Pergantian Antar Waktu (PAW).

Dalam Rapat Paripurna ini, semua Pimpinan DPRD Lombok Tengah hadir dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Loteng, HA Puaddi FT. Sementara yang mewakili Bupati Lombok Tengah adalah Wabup, HL. Pathul Bahri. 

Hadir pula para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Toga, Toma dan seluruh anggota dewan.

Di awal, Ketua DPRD, HA Puaddi menyebutkan landasan aturan pelaksaan PAW yang mengatur ketentuan  pengucapan sumpah janji anggota dewan pengganti.

“Menindak lanjuti keputusan Gubernur NTB nomor 171.2-706 tahun 2018 tentang peresmian pergantian antar waktu anggota DPRD Lombok Tengah, saudara Lege Warman masa jabatan 2014-2019 dan keputusan gubernur NTB nomor 171.2-707 tahun 2018 tentang peresmian pengangkatan pengganti antar waktu anggota DPRD Lombok Tengah  saudar Isroq KM sisa masa jabatan tahun 2014-2019,” ucap Puaddi membeberkan dasar pelaksanaan PAW ini. 

Sementara Sekretaris Dewan Lombok Tengah, R.Mulyatno Junaidi membacakan surat keputusan gubernur tersebut. Usai pembacaan, kemudian ketua DPRD Ahmad Fuaddi memandu sumpah janji jabatan pelantikan Isroq KM menjadi Anggota DPRD Lombok Tengah.

Sementara itu, Wakil Bupati, HL.Pathul Bahri menyatakan dalam sambutannya, meminta agar Isroq KM melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai anggota dewan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara Isroq dalam segera menyesuaikan diri untuk mengemban amanah sebagai anggota DPRD Lombok Tengah,” pesan Pathul.

Untuk diketahui, pengganti Legewarman ini sebelumnya pernah menjadi anggota dewan pada priode 2009-2014 lalu. 

Namun dalam Pileg 2014 lalu, suara Isroq kalah tipis dengan suara Lege Warman. 

Mahkamah Partai PBB pun mengeluarkan keputusan untuk membagi masa jabatan antara Isroq dan Lege masing masing setengah priode. Namun Isroq tidak mau bahkan melakukan gugatan ke Pengadilan tapi dinyatakan kalah. (fiq) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.