Header Ads

ads header

Tuntutan Mental, Honorer Ancam Mogok Kerja

SeputarLombok.com | Lombok Tengah - Belum dicapainya titik temu antara pegawai honorer terutama yang K2 dengan pemerintah membuat para pegawai tidak tetap itu geram.

Menjelang akhir aksi mereka ke Kantor BKPP dan Kantor Bupati Lombok Tengah, para honorer itu mengancam akan melakukan aksi mogok kerja di instansi masing-masing.

Dengan menggunakan pengeras suara, salah satu peserta aksi, Junaidi mengajak semua peserta aksi dan seluruh pegawai honorer di Lombok Tengah untuk mogok kerja.

Ajakan itu dia lontarkan untuk membuktikan bahwa tenaga mereka selama ini justru menjadi penopang keberlangsungan pekerjaan di instansi mereka masing-masing.

"Mulai besok, kita semua pegawai honorer mogok kerja!" serunya. 

Ajakan itu langsung mendapat respon dari para honorer lainnya.

Mereka setuju untuk melakukan mogok kerja bersama sebagai aksi protes terhadap kebijakan pemerintah mengenai aturan usia maksimal pelamar CPNS.

Sementara itu, Sekda Lombok Tengah, H.M.Nursiah mencoba menjelaskan kembali kepada para honorer bahwa formasi dan aturan itu sudah keputusan pusat dan tidak bisa diganggu gugat.

"Saya juga kecewa, tapi apa boleh buat, itu semua keputusan pusat dan berlaku untuk semua daerah," ungkapnya. 

Meski sudah dijelaskan oleh Sekda, kekecewaan para honorer K2 itu belum terobati dan mereka tetap mengancam untuk melakukan aksi mogok kerja. (fiq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.