Rabu, 19 September 2018

Tim Pembela Jokowi (TPJ) Tindak Tegas Masyarakat NTB Penyebar Hoax

Tim Pembela Jokowi (TPJ) Tindak Tegas Masyarakat NTB Penyebar Hoax

Deklarasi Tim Pembela Jokowi (TPJ) secara nasional telah dilakukan. Namun TPJ NTB menjadi inisiator pertama oleh 5 advokat NTB  pada 2 Juni 2018 untuk menjaga marwah presiden Joko Widodo.

Surat terbuka untuk masyarakat Bumi Gora yang dilayangkan oleh TPJ untuk tidak melakukan pencemaran nama baik, menyebarkan kabar Hoax dan jangan mempublish ujaran kebencian disosmed ini semata - mata untuk memberantas hal - hal hoax atau fitnah bagi presiden selama menjelang pilpres mendatang, terutama di sosial media.

Saat dikonfirmasi temuan pelanggaran, ketua tim pembela jokowi NTB, Dhidit Setiawan S.H mengatakan sejauh ini sudah mengantongi beberapa akun yang sedang dipantau oleh TPJ dan sudah diperingatkan untuk tidak memposting hal - hal hujatan bagi presiden joko widodo. "tim TPJ dan relawan jokowi sudah menemukan dan memperingatkan beberapa akun disosmed, agar tidak lagi menjelek - jelekan dan hujatan bagi presiden kita" ungkap pengacara muda ini. "Jika terus menyebarkan, maka TPJ akan tindak tegas sampai akan dipidanakan. karena negara kita juga negara hukum, untuk itu masyarakat NTB diminta untuk tenggang rasa terkait hal - hal yang tidak dikuasai, terutama informasi yang Valid" tambahnya.

Berita lainnya. 

Melihat undang - undang ITE yang melindungi masyarakat untuk tidak melakukan hujatan di sosial media akan menjadi jeratan terberat jika masyarakat tetap melakukan ujaran kebencian dan sebagainya disosial media.

"Bukan maksud untuk mengkriminalisasi masyarakat, tetapi ini sebagai bentuk peringatan terhadap kita semua untuk tidak melakukan fitnah atau hujatan disosial media. tidak hanya masyarakat, tim TPJ maupun relawan jokowi juga kita tanamkan untuk tidak menjatuhkan atau menjelekan lawan politik. serta untuk memberikan contoh bahwa NTB tidak terpecah belah" tutup Dhidit.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.