Jumat, 07 September 2018

KAMMI, Malaikat Tanpa Sayap Untuk Warga Sesait


Seputarlombok.com | Lombok Utara - Gempa susulan kembali mengguncang Lombok pada 5 Agustus 2018, dengan kekuatan lebih besar dari sebelumnya yaitu 7.0 SR. Sampai dengan bulan September 2018 telah terjadi 1.973 kali gempa pascagempa tanggal 29 Juli 2018. Dari 1.973 kali gempa susulan tersebut gempa yang dirasakan ada 50 kali. Selain itu, BNPB menyebutkan bahwa kerugian yang dialami akibat gempa tersebut mencapai Rp 7,7 triliun.

Melihat fakta tersebut, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB dan lembaga semi otonomnya Rumah KAMMI Peduli (RKP) langsung turun tangan mendirikan posko di Dusun Bat Pawang Desa Sesait Kayangan Lombok Utara.

Di posko Sesait relawan KAMMI NTB dari pagi sampai sore  mengadakan posko hangat, senam ceria, Trauma Healing dan penyaluran logistik berupa beras, minyak goreng, roti, susu, tandon penyimpan air dan alat tulis di beberapa titik antara lain dusun Bat Pawang, Pansor Lauk, Pansor Tengah, Pansor Bat, Sumur jiri, dan Pendua.

Andi Ardiansyah selaku Ketua Umum KAMMI NTB saat di hubungi, mengatakan pembentukan posko merupakan salah satu bentuk kepedulian KAMMI kepada Lombok.

"Posko KAMMI di harapkan mampu menghibur dan membangkitkan kembali warga Lombok yang terdampak gempa", katanya.

Warga Sesait salah satunya Pak Darmono mengaku sangat bahagia dan bangga kedatangan para mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI. 

"KAMMI ini ibarat malaikat yang hadir menyembuhkan duka dan lara yang kami alami. Tidak ada kata yang bisa kami ucapkan selain terimakasih banyak", paparnya.(rl)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.