Header Ads

ads header

Dianggap Tak Netral, Panitia Pilkades Digedor Ratusan Warga Labulie

Dianggap Tak Netral, Panitia Pilkades Digedor
Ratusan Warga Labulie

Seputarlombok.com | Lombok Tengah, Menjelang pesta Demokrasi pemilihan kepala desa (pilkades) serentak ratusan warga Desa Labulia Kecamatan Jonggat dari dua dusun Gedor Kantor desa Labulie, Jumat (21/09).

Pemililihan Kepala Desa serentak yang tinggal menghitung hari pada 24 oktober mendatang kini di warnai dengan berbagai macam penolakan dari masyarakat tentang salah satu persyaratan yaitu jumlah dukungan yang harus memenuhi 12% dari jumlah pemilih yang ada untuk meloloskan bakal calon kades.

Seperti penolakan yang di layangkan oleh ratusan warga dari dua dusun ini ke panitia pilkades, dusun sebelek dan dusun tandek desa labulia kecamatan jonggat dimana dari dua dusun ini mepunyai dua bakal calon kades yaitu H. Jamaludin dan H. Multazam kedua bakal calon tersebut  tidak lolos dalam penyeleksian bakal calon kepala desa 2018-2023 disinyalir adanya dugaan tim verifikasi yang ditunjuk oleh panitia dari kalangan BPD dianggap tidak netral mengakibatkan BALON dari dua dusun ini tidak lolos belum memenuhi 12% dukungan dari 8763 jumlah pemilih dan tidak puas dengan itu ratusan warga desa dari dua dusun tersebut melanjutkan hearing ke Panwascam Jonggat.

Berita lainnya. 

Ketua panitia Pilkades L. Abdul Wahid S.H. MA mengatakan, tidak benar adanya ketidak netralan dan dugaan itu yang ada sebelum penentuan tim verifikasi kita musyawarahkan bersama dan secara aturan perbub memberikan panitia kewenangan penuh dalam penentuan tim verifikasi.

"Yang kita anggap paling netral itu adalah BPD selaku penanggung jawab pilkades jadi itu alasan kami selaku panitia menunjuknya sebagai verifikasi jumlah dukungan dan panwascam juga menolak tuntutan dari kedua bakal calon itu," jelasnya.

Disamping itu, Sekdes Labulia Habirin membenarkan adanya hearing dari ratusan warga pendukung bakal calon yang mendatangi kantor desa untuk minta panitia pildes meloloskan dua bakal calon kades yang di usung. 

"Menurut informasi dari panitia pilkades ada tujuh bakal calon  yang terdaftar namun ada dua bakal calon yang tidak lolos karna belum memenuhi persaratan 12% / 1025 dukungan dari 8763 jumlah pemilih," ungkapnya.

Sementara Lalu Arpan Mustajab selaku kepala desa Labulie, meminta kepada semua masyarakat untuk tenang dan menyerahkan permasalahan ini ke panitia pilkades dan panwascam.

"Panitia dan panwascam yang berhak menjawab dan bertanggung jawab tentu dengan aturan aturan yang ada karna ini gawenya panitia dan panwascam," tegasnya. (Anm)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.