Header Ads

ads header

Apoteker NTB Perkuat Pelayanan Bidang Kesehatan Pasca Gempa


seputarlombok.com | Lombok - Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Cabang NTB, Arif Suryawirawan,Apt. kembali melepas keberangkatan apoteker relawan yang akan membantu di sejumlah Rumah Sakit, puskesmas dan posko kesehatan di wilayah yang terdampak gempa.

Menurut Arif, hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian profesi apoteker atas penderitaan yang dirasakan saudara-saudara kita di Lombok, NTB, akibat gempa bumi yang mengguncang pulau tersebut sejak akhir Juli lalu.

"Kami selaku Persatuan Apoteker NTB ingin ikut berbagi, memberikan apa yang kami bisa berikan untuk membantu saudara-saudara kita yang korban gempa," katanya.

Para apoteker ini akan terus disebar untuk membantu relawan dan petugas kesehatan lainya sampai pada keadaan di pelayanan kesehatan tersebut sudah dianggap normal kembali.

"Kami ingin memperkuat pelayanan dibidang kesehatan yang selama ini pakum, karena banya kita lihat fasilitas kesehatan seperti puskesmas yang roboh, dan juga pegawai yang rumahnya rusak akibat gempa, kami akan memberikan pelayanan sesuai yang dibutuhkan " lanjut Arif.

Sesuai dengan keadaan yang pada saat ini di KLU dan Lobar Kedua kabupaten tersebut adalah yang paling parah terdampak gempa, yakni di puskesmas Gunung Sari, posko darurat Kekait, RS Lapangan BSMI, RSUP Mataram, puskesmas Nipah, puskesmas Gangga, puskesmas Kayangan, posko darurat Pemenang Timur dan puskesmas desa Santong. 

Di fasilitas kesehatan tersebut, para apoteker melakukan kegiatan sebagaimana yang biasa dilakukan oleh profesi tersebut , yaitu penataan logistik dan pelayanan kefarmasian. Disamping itu juga melakukan trauma healing terhadap anak-anak serta melakukan upaya promosi kesehatan (promkes) seperti edukasi pola hidup bersih dan sehat serta memberikan MPASI (Makanan pendamping ASI).

“Selain relawan apoteker, pihaknya juga sudah mengirimkan bantuan melalui PD NTB, berupa dana dan barang seperti tenda, selimut, diapers dan pembalut. Sumbangan itu berasal dari pengurus daerah, pengurus cabang dan apoteker secara pribadi yang dikumpulkan melalui Dompet Apoteker Peduli Lombok," Lanjut Ketua Apoteker NTB ini.

Arif Suryawirawan memastikan, dalam jangka dua minggu, keadaan pelayanan di puskesmas akan kembali normal seperti biasa.

''Sesuai dengan pemantauan kami di lapangan, saya lihat beberapa minggu kedepan keadaan pelayanan di puskesmas maupun posko kesehatan pasti akan kembali normal," tutupnya.

Dengan keberadaan apoteker diharapkan, perbekalan farmasi, berupa obat-obatan dan alat kesehatan dapat tertata dan terdokumentasi dengan baik. Pelayanan kefarmasian pun menjadi lebih lancar.(rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.