Header Ads

ads header

Pemda KLU Secepatnya Enumerasi Sarana Prasarana Warga


Seputarlombok.com | Lombok Utara - Rencana enumerasi atau pendataan sarana dan prasarana pemukiman masyarakat yang terdampak gempa oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara, di lakukan di tenda ruang medai center penanggulangan bencana oleh pejabat Pemerintahan Daerah Kabupaten Lombok Utara (13/8).

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Setda KLU Ir. Hermanto didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang KLU M. Rizaldy ST, menyampaiakn proses pendataan sudah mulai dilakukan dengan berkoordinasi dengan dinas terkait.
Pendataan akan dilakukan secara terukur dan terencana selama tiga hari, agar perekonomian masyarakat cepat pulih.  

"Dari hasil pendataan, setiap hari harus ada yang ditetapkan sebagai hasil verifikasi petugas dilapangan yang langsung dikirim ke pusat untuk ditindaklanjuti pihak BNPB Pusat," jelasnya

Sedangkan, Kepala Dinas PUPR KLU M. Rizaldy, ST, menjelaskan, pembentukan tim untuk meverifikasi data kerusakan dari rumah warga, termasuk NGO, pihak universitas serta unsur dari pemerintah yang dibagi perkecamatan. Lanjutnya, tim bertugas memverifikasi data ril di lapangan dan sesuai dengan kondisinya.

"Informasi yang dihimpun telah mencapai 30 ribu lebih unit rumah warga, belum termasuk gedung sekolah dan perkantoran,"jelasnya.

Untuk tim berjumlah yang tersebar sekitar 90 orang lebih, sehingga dalam tiga hari pendataan sudah dilengkapi dengan foto dilapangan. Untuk sekarang ini satu desa memiliki satu enumator akan tetapi jumlah enumertor sekarang sudah 43 orang yang tersebar di 33 desa definitif serta 10 desa persiapan dari estimasi juumlah.

Diharapkan, dengan adanya enumerasi atau pendataan ini, bantuan stimulan benar-benar diberikan kepada yang berhak. Agar masyarakat dapat segera tenang seperti harapan bupati beberapa waktu silam. Dana yang bersifat stimulan itu, setidaknya dapat membantu warga untuk membangun kembali rumahnya yang rusak akibat terdampak gempa bumi beruntun, serta memulai aktivitas perekonomian masyarakat kembali normal.(mu)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.