Minggu, 19 Agustus 2018

HUT RI Ke-73 Membuka Cara Pandang Baru


Seputarlombok.com | Lombok Utara – Upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tanggal 17 Agustus 2018 di Kabupaten Lombok Utara yang dipusatkan di lapangan Gondang tak memudarkan semangat masyarakat Gumi Tioq Tataq Tunaq, meski ditengah musibah bencana gempa bumi telah melululantakkan semua. 

 Bupati Kabupaten Lombok Utara Haji Najmul Akhyar selaku insfektur upacara menyatakan, upacara ini memiliki suasana yang berbeda jika dibandingkan dengan upacara – upacara pada tahun sebelumnya. Upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke 73 tanggal 17 Agustus 2018 di Kabupaten Lombok Utara berjalan dengan khidmat. 
Dalam pidatonya, H. Najmul akhyar, menyampaikan, “17 Agustus 2018 ini kita melaksanakan upacara ditengah duka menyelimuti warga Lombok Utara pada khususnya dan masyarakat Lombok pada umummya,” 

“Namun demikian tentu saya tidak ingin mengajak seluruh masyarakat untuk terus memandang musibah ini sebagai persefektif yang menyedihkan bagi kita semua.

“Membangun persefektif baru, cara pandang baru semua masyarakat berprasangka baik kepada Allah SWT.
“Bahwa apa yang Allah SWT turunkan kepada kita saat ini merupakan cara untuk mendidik kita karena ketika kita sehat kita jarang sekali memikirkan betapa nikmatnya sehat itu,” paparnya.

“Ketika kita menempati rumah kita yang mewah kita jarang bersyukur atas karunia-Nya berupa rumah. Bahkan kita jarang berpikir betapa nikmatnya orang memiliki rumah. Maka ketika rumah kita hancur dalam hitungan detik barulah sekarang kita merasakan ternyata memiliki rumah itu sangat nikmat,” tandas bupati.

Maka dalam suasana yang penuh kebersahajaan dan kesederhanaan tidak surut semangat untuk memperingati HUT RI tahun 2018.

“Tidak mengurangi rasa cinta kita kepada Indonesia yang telah membesarkan kita dan disini kita sama – sama lahir. Walaupun tragedi ini melanda kita tali patriotisme kita tidak akan surut bahkan semakin besar bencana melanda kita, Insha Allah semakin besar cinta kiga kepada NKRI,” imbuhnya.

Menurut Bupati, itulah pelajaran yang dapat dipetik dari musibah bencana gempa bumi. Oleh karena itu Lombok Utara saat ini di uji oleh Allah Tuhan Yang Maha Esa untuk naik kelas pada masanya nanti. Sehebat apapun bencana ini, sehebat apapun guncangan ini tidak mengurangi sedikitpun rasa syukur atas kemerdekaan Republik Indonesia ke 73.(mu)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.