Header Ads

ads header

Permohonan Maaf Terbuka Keluarga dan Masyarakat Beremi Kepada Polisi


Seputarlombok.com | Lombok Barat - Terkait insiden kecerobohan yang dilakukan Warga, kepada 2 orang anggota kepolisian yang sedang melaksanakan tugas pengamanan, acara adat nyongkolan diwilayah Dusun Bermi Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan Lombok Barat, Keluarga pelaku dan segenap masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda serta Kepala Dusun Bermi dan Kepala Desa Jagaraga menyatakan sikap permintaan maaf kepada Kepolisian, khususnya pada jajaran Polres Lombok Barat. rabu (04/07) di rumah Kepala Dusun Bermi Haji Abdul Rauf.

Dimana lagkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesadaran masyarakat untuk menghargai kinerja kepolisian, serta sebagai pernyataan tidak melakukan perbuatan serupa lagi.

"Kami atas nama semua masyarakat dan keluarga Pelaku mohon maaf yang sedalam-dalamnya, kepada segenap kepolisian Resort Lobar dan jajarannya atas tindakan sodara kami, semoga pihak kepolisian rendah hati untuk memaafkan kesalahan fatal, yang dilakukan sodara-sodara kami," ucap Mukaram kades Jagaraga.

Ditempat yang sama, Tokoh Pemuda Dusun Bermi, Amuni Ray mengatakan, Ia sangat mendukung dan menghargai tindakan kepolisian dalam menangani sikap kecerobohan warga desanya.

"Apa yang dilakukan Polisi sudah sangat benar, menindaki warga yang berbuat salah, dan ini sebagai pembekajaran untuk kami dan semua warga agar tidak melakukan hal bodoh, terlebih kepada Anggota Polisi," katanya.

Sementara itu, Jawise orang tua pelaku, menyatakan permintaan maaf dan berharap ada kebijakan dari kepolisian untuk bisa memaafkan anaknya, paling tidak meringankan hukuman anaknya.

"Saya sangat menyesali perbuatan yang dilakukan anak saya, mereka tulang punggung dikeluarga, semoga Bapak Polisi mau membebaskan anak saya," ungkapnya sembari meneteskan air mata.

Tetpisah, Wakapolres Lobar, Kompol Fauzan Wadi, Saat dikonfirmasi wartawan melalui via telpon, merespon baik terhadap sikap warga Dusun Beremi Jagaraga Kecamatan Kuripan dan keluarga pelaku.

"Pernyataan maaf yang dilakukan sangat kami hargai, siapapun dia kalau sudah minta maaf kita akan hargai itu," katanya.

Terkait dengan proses hukum pelaku, Wakapolres belum bisa berkomentar apapun, dan prosesnya untuk sementara masih sesuai prosedur. (Rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.