Header Ads

ads header

Pemkab Loteng dan Badilum MA Operasi Warga Turun Berok

Foto: HumasPro Setda Loteng
SeputarLombok.com|Lombok Tengah - Pemkab Lombok Tengah kembali mendapat kehormatan dari Pemerintah pusat. Kali ini, Loteng digandeng untuk memberikan pelayanan luar biasa kepada warga dalam hal kesehatan.

Pemkab sendiri digandeng oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung (MA) RI melalui Pengadilan Negeri (PN) Praya dalam mengadakan kegiatan operasi geratis bagi masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang menderita penyakit hernia atau yang sering disebut oleh masyarakat yakni penyakit turun berok, 06 Juli lalu.

Operasi yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) itu disaksikan oleh Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, Sekda Lombok Tengah HM Nursiah, Direktur RSUD Praya, dr. Muzakir Langkir, serta Ketua PN Praya, Teguh Harissa beserta jajarannya.

Wabup Loteng, Lalu Pathul Bahri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk kepedulian Pemkab bersama MA RI terhadap kesehatan masyarakat.

“Kerjasama ini merupakan kegiatan yang luar biasa  dan harus dilakukan setiap tahunnya,” ujarnya.

Pihaknya sendiri sangat mengapresiasi baksos yang telah diselenggarakan oleh MA RI ini. Dia juga berharap hal ini akan menjadi contoh bagi instansi yang lainnya agar tetap peduli pada masyarakat, baik dalam ekonomi maupun kesehatannya. 

“Saya yakin semua intansi punya program sosial untuk masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PN Praya, Teguh Harissa menyatakan bahwa kegiatan bhakti sosial ini merupakan program dari Dirjen Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung RI yang tahun ini dilaksanakan di Lombok Tengah.

Kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian Badilum pada kesehatan masyarakat khususnya warga Lombok Tengah.  Sebab pihaknya mendapatkan informasi bahwa banyak warga yang terjangkit penyakit hernia. Namun karena tidak memiliki biaya untuk melakukan operasi sehingga mereka tidak bisa berobat. 

Ia melanjutkan, tak semua kegiatan PN itu sesangar dalam sidang-sidang peradilan. Karenanya, melalui bakti sosial tersebut, PN juga berharap dapat memberi sumbangan dalam program pembangunan kesehatan masyarakat.

“Untuk jumlah warga yang terjangkit penyakit hernia yang mengikuti kegiatan bhakti sosial yang kami data sekitar 25 orang warga. Rata-rata mereka alasannya mengikuti kegiatan ini karena memang tidak ada biaya untuk berobat,” bebernya

Pihaknya tidak lupa memberi apresiasi terharap kepedulian Pemkab Lombok Tengah yang luar biasa, dengan memberikan fasilitas penuh rumah sakit dan tenaga medisnya guna kelancaran kegiatan baksos tersebut. Karena pihaknya dari Badilum beserta yayasan yang peduli pada masyarakat hanya membantu dokter bedah sebanyak 13 orang. 

Ia mengegaskan, selain operasi gratis bagi penderita hernia, pihaknya juga akan melaksanakan operasi katarak bagi 200 orang warga di Rumah Sakit Yatofa. Oleh karena itu, pihaknya berharap dengan terlaksanaknya baksos dari Badilum itu akan sangat bermanfaat bagi warga setempat. Terutama warga yang terjangkit penyakit hernia maupun katarak. (fiq)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.