Header Ads

ads header

Ketua KONI Lobar Sambangi Gubuk Yuliana Juara Dunia Pencak Silat di Thailand


Seputarlombok.com | Lombok Barat
- Ketua Komite Olahrga Nasional Indonesia (KONI) Lombok Barat H.Herman bertandang ke kediaman Yuliana yang ada di Dusun Terajon Desa Montong Are Kecamatan Kediri Lombok Barat. Kedatangan nya ke rumah Yuli untuk memberikan perhatian atas prestasi yang ditorehkan oleh Yuliana. 

Herman menjelaskan keberadaan Yuli sudah sejauh ini diketahui oleh Pemda Lobar dan KONI Lobar, bahkan Yuli merupakan atlit binaan dari KONI Lobar yang saat sudah berhasil masuk PPLP NTB sejak tahun 2017 lalu.

Pemda Lobar dan KONI sudah memberikan perhatian kepada Yuliana, dimana setiap Yuli bertanding ke luar daerah, Koni selalu memberikan uang saku untuk Yuli maupun pelatihnya.'' Yuliana ini atlit binaan kita di KONI Lobar,'' ujarnya saat ditemui di kediaman Yuli.

Ia menuturkan,dulu saat Yuli mau berangkat ke Thailand dari KONI memberikan uang pendamping sekitar Rp 3 juta untuk Yuli dan 2,5 juta untuk pelatihnya. Atas prestasi Yuli yanng bisa juara dunia tentunya KONI Lobar sangat berbangga dan akan terus meningkatkan perhatiannya kepada Yuli sebagai warga Lombok Barat dan sebagai atlit dari Pemda Lobar.

Tidak cukup hanya dari KONI, Rencananya KONI Lobar akan berusaha untuk mempertemukan Yuliana  dengan Bupati Lombok Barat.'' Nanti kita siapkan waktunya untuk bisa bertemu dengan Bupati Lobar,'' jelasnya.

Ia menjelaskan, sebagai atlit dari Lombok Barat, saat ini Lobar sedang fokus untuk persiapan Pekan Olahraga Provonsi NTB (Porprov) NTB yang akan digelar sekitar bulan November mendatang. Empat tahun lalu Lobar keluar sebagai juara umum, untuk Porprov mendatang KONI Lobar tentunya ingin pertahankan juara umum tersebut.'' Dalam Porprov kita targetkan bisa mendapatkan 60 emas dari 300 atlit,'' ujarnya.

Kedepannya juga Bupati sudah menyiapkan program agar masing-masing Cabang Olahraga memiliki bapak asuh, dimana nanti bapak asuh itu berasal dari masing-masing SKPD. Dimana masing-masing cabor akan dipimpin oleh seorang ketua yang berasal dari Kepala Dinas.

Soal keinginan Yuli yang ingin mengumrohkan kedua orang tuanya, Herman mengatakan, dirinya belum bisa menjawab hal itu, karena harus disampaikan juga kepada kepala Daerah dalam hal ini Bupati Lombok Barat.(Dani)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.