Header Ads

ads header

Dukung Wisata Syariah UIN Mataram Kuatkan Bahasa Arab Untuk Pariwisata


Seputarlombok.com | Mataram- Pariwisata dengan label halal tengah menggeliat sehingga saat ini penguatan komunikasi dan informasi  pariwisata NTB  harus ditingkatkan sehingga UIN Mataram sebagai kampus dan pusat study bahasa Arab di NTB,  menggelar workshop penguatan bahasa arab untuk perdagangan dan pariwisata yang di gelar di kampus 1 UIN Mataram (22/07).

Tidak tanggung-tanggung  narasumbernya  Prof. Dr. Ding Long, Penasehat Kementerian Luar Negeri RRC dan Direktur Pusat Studi Negara-Negara Teluk di Universitas Ekonomi Bisnis Internasional di Peking RRC.  Dan Workshop kedua tentang “Penguatan Kapasitas Pembelajaran Kemahiran Berbahasa Arab” nara sumber Dr. Muhammad al-Shawway, Dosen Universitas Islam Internasional Al Imam Bin Saud, Riyad, Arab Saudi. 

Bekerjasama dengan International Association of Teaching Arabic Language for Non-Arabic Speaker yang berbasis di Perancs dengan UIN Mataram (Pusat Bahasa, Prodi S2 PBA Pascasarjana dan Jurusan PBA S1 FITK UIN Mataram) dan diikuti   sekitar 30 peserta dari mahasiswa Pascasarjana Prodi PBA, Dosen-Dosen PBA S1 dan S2 dan beberapa akademisi dari Perguruan Tinggi se Lombok. 

Prof. Ding Long menceritakan pengalaman pribadinya terjun dalam pengembangan bahasa Arab untuk tujuan perdagangan dan pariwisata di China dalam waktu sekitar 30-an tahun. Prof. Long mendorong Lombok lebih agresif mengembangkan sayap wisatanya untuk para pelancong dari negeri-negeri Arab dengan menyediakan manual, pemandu wisata dan fasilitas pendukung yang sesuai dengan orang Arab. Sebagaimana pengalaman China, bahasa Arab untuk tujuan wisata dapat menjadi faktor peningkatan kesejahteraan daerah-daerah wisata yang menarget wisatawan mancanegara dari timur tengah. 

"Potensi besar pariwisata  di Lombok, dengan wisatawan asal timur tengah sehingga harus ada pemandu bahasa arab" terang Ding Long 

Sementara itu. Dr. Muhammad Al Shawway yang sudah malang melintang dalam pembelajaran bahasa Arab untuk penutur non Arab di berbagai negara Asia dan Afrika termasuk di Indonesia menunjukkan bahwa bahasa Arab itu mudah asal disampaikan dengan metode yang tepat dan ketelatenan yang berkelanjutan dari pelajar dan pengajar bahasa Arab. Dengan gaya yang mengalir dan menyenangkan, Al Shawway menunjukkan bagaimana seharusnya setiap kemahiran berbahasa Arab (menyimak, berbicara, membaca dan menulis) disampaikan dan dikembangkan dalam pembelajaran bahasa Arab di sekolah, madrasah, pesantren dan perguruan tinggi. 

“Prodi PBA Pascasarjana UIN Mataram harus jadi ingkubator pengembangan bahasa arab untuk mendongkrak pariwisata, demikian tegas Dr. H. Dedy Wahyudin.  Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Pascasarjana UIN Mataram. (zakir)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.