Header Ads

ads header

Dewan Soroti Izin Hotel dan Villa di Sekotong

Andi Irawan (Ketua Komisi II DPRD Lobar)

Seputarlombok.com | Lombok Barat -Potensi pariwisata yang ada di Sekotong semakin banyak diminati oleh para investor, sehingga saat ini semakin banyak investor yang masuk dan menanamkan modal mereka untuk membangun villa-villa atau tempat penginapan dikawasan Sekotong, tetapi sayangnya  Villa yang dibangun tersebut justru tidak dilengkapi dengan izin resmi dari Pemerintah Daerah Lombok Barat. Hal ini disampaikan Ketua Komisi II DPRD Lobar Andi Irawan. 

Ia menyebutkan saat ini kawasan wisata sekotong sudah mulai dilirik investor, tetapi sangat disayangkan sekali, investor yang masuk tidak melalui jalur resmi ketika mereka mau menanamkan investasi di Sekotong, buktinya mereka membangun fasilitas berupa villa dan  hotel banyak yang melanggar atauran bahkan membangun tanpa mengantongi izin.

'' kami masih mempertanyakan izin dari Hotel dan Villa di sekotong,'' tegas Andi saat ditemui, Senin, (9/7).

Aktivitas yang dilakukan oleh pengusaha ini mendapatkan pembiaraan dari Pemda Lobar. SKPD yang terkait seperti Dinas Perizinan dan Dinas Pariwisata Lobar seakan lepas tangan tidak mau peduli dengan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh para pengusaha tersebut. Termasuk Pol PP dan Badana Penerimaan dan Pendapatan Daerah (Bappenda) untuk turun melakukan pengecekan, karena banyak bangunan yang melanggar Peraturan Daerah (Perda).

'' SKPD terkait harus sesekali turun ke lapangan melakukan pengecekan ke lapangan, karena menurut informasi, banyaknya pelanggaran,'' tegas wakil rakyat dari Sekotong ini.

Kalau kondisi ini terus dibiarkan, pihaknya pesimis jika pengembangan pariwisata sekotong berjalan, jika dalam  prosesnya banyak terjadi pelanggaran. Pelanggaran yang sudah ia temukan dimulai dari garis pantai Batu Kijuk kearah barat.

"sebagian besar bangunan villa dan hotel tersebut banyak yang tidak memiliki izin dan melanggar aturan."Tegasnya.(rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.