Header Ads

ads header

Dewan Dorong Pemda Bangun Jalan Pertanian

Muslim Bafadal  (Anggota DPRD Lobar)

Seputarlombok.com | Lombok Barat-Sebagian besar profesi masyarakat di kabupaten lombok barat terfokus di sektor pertanian, namun sampai saat ini  masih banyak bidang sektor pertanian yang belum di garap secara maksimal oleh pemerintah kabupaten lombok barat. Alasannya karena terbatasnya keberadaan Jalan usaha tani yang ada dikawasan pertanian Lombok Barat terutama di wilayah Kecamatan Gunung Sari dan Batu Layar.

Dari itu Muslim Bafadal  anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari fraksi Partai Kebangkitan Baru mendorong Pemda Lobar dalam hal ini dinas pertanian Lobar membangun jalan usaha tani untuk masyarakat." Untuk memudahkan para petani, mereka harus dibangunkan jalan usaha tani" tegasnnya

Jalan usaha tani seperti yang tejadi di kecamatan Gunung Sari dan Batu Layar,  masyarakat mengeluhkan minimnya pembangunan  jalan usaha tani sehingga akses ekonomi menjadi tersendat." Kalau ada jalan usaha tani akorviy ekonomi masyarakat akan lebih mudah," ujarnya.

Bidang pertanian merupakan profesi yang paling banyak di geluti oleh masyarakat di kabupaten lombok barat baik masyarakat yang menjadi petani langsung di lahannya sendiri maupun masyarakat yang  menjadi buruh tani, Namun sejauh ini sektor pertanian belum di garap secara maksimal oleh pemkab lombok barat terutama pembangunan jalan untuk usaha tani yang ada kecamatan gunungsari dan batu layar masyarakat di dua kecamatan tersebut mengeluhkan minimnya pembangunan jalan usaha tani yang mengakibatnya berkurangakses ekonomi dari sektor pertanian.

Sejauh ini keluhan masyarakat petani  khususnya yang ada di kecamatan gunungsari dan batulayar yakni belum maksimalnya pembangunan jalan usaha tani padahal masyarakat di tempat tersebut sangat membutuhkan jalan usaha tani sebagai penopang berjalannya ekonomi di bidang pertanian.

Ia mengakui pihaknya sudahah memperjuangkan masyarakat petani di gunung sari dan batu layar melalui aspirasi miliknya,  namun ia menilai tidak cukup sehingga butuh suport dari pemkab setempat agar keluhan masyarakat  bisa teratasi." Kalau hanya dari dana aspirasi mana cukup, harus ada perhatian dari Pemda," ujarnya.(rd)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.