Senin, 04 Juni 2018

Thomas Alva Edison Seperti Hadir di Acara Ini


SeputarLombok.com | Lombok Tengah - Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MIN 4 Loteng melaksanakan workshop perangkat K-13 kedua kalinya.

Dalam acara workshop lanjutan yang diperuntukkan bagi guru kelas ini, panitia mencoba menghadirkan semangat Thomas Alva Edison kepada para guru.

Ketua KKM MIN 4 Loteng, Zulhadi, M. Pd., dalam sambutannya menceritakan kisah tentang Edison yang sempat dikeluarkan dari sekolahnya karena dianggap anak bodoh.

"Tapi ketika ibu dari Edison menerima surat pemecatan anaknya dari sekolah, dia tidak putus asa, akhirnya dia memutuskan mendidik anaknya sendiri," cerita Zulhadi mengawali sambutannya.

Karena dibimbing oleh ibunya dengan cara keibuan dan kasih sayang, Thomas Alva Edison di kemudian hari menjadi salah seorang penemu Amerika paling berpengaruh sepanjang sejarah.

"Semangat ibu dan anak itu yang juga ingin kita terapkan dalam pembelajaran di madrasah kita melalui K-13 ini," katanya.

"Dan sebagai guru, kita tidak boleh membedakan antara siswa yang satu dengan yang lain," sambungnya.

Lebih jauh, terkait kegiatan ini, Zulhadi menjelaskan bahwa sebelumnya KKM MIN 4 Loteng juga sudah melaksanakan, tetapi untuk guru Mapel PAI dan Bahasa Arab.  Sementara kegiatan kali ini dikhususkan bagi guru kelas.

"Ini kami lakukan karena sejak diberlakukan K-13, guru kita tidak pernah diberi pelatihan tentang penyusunan perangkat pembelajaran," bebernya.

Pesertanya, lanjut dia, berasal dari guru MI dari tiga kecamatan, antara lain kecamatan Janapria, Praya Tengah dan Praya Timur.

"Kegiatan ini akan berlangsung seminggu dan dibagi dalam tiga kelas," jelasnya.

Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi NTB, Hj. Eka Muftati'ah SH. MH yang hadir dalam kegiatan itu memberi apresiasi tinggi bagi ketua KKM MIN 4 Loteng yang sudah menginisiasi kegiatan ini.

"Karena memang guru madrasah belum diberikan pelatihan itu," jelasnya membenarkan pernyataan sebelumnya dari Ketua KKM.

"Saya berharap madrasah dan KKM lain bisa mengikuti langkah bagus seperti ini," harapnya. (fiq)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.