Minggu, 03 Juni 2018

Syaikh Palestina Hadiri Nuzulul Qur'an Kabupaten Lombok Timur

"Dengan Peringatan Nuzulul Qur'an, kita tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan dalam menjaga Ukhuwah di antara umat dalam bingkai NKRI". 

Seputarlombok.com | Lombok Timur - Ada nuansa yang berbeda dalam acara Peringatan Nuzulul Qur'an Tingkat Kabupaten Lombok Timur tahun ini, karena dihadiri juga oleh Syaikh dari Palestina. Acara diselenggarakan di Masjid Agung Al-Mujahidin Selong pada Jumat malam ( 2/5) bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan 1439 H. Sholat Isya berjamaah dan sholat sunat Tarawih dengan Imam Syaikh Mahmoud Al Shawesh. Suara lantunan ayat-ayat suci dari Imam menambah khidmat dan kekhusyukan sholat. 

" Rasanya seperti sholat di Masjidil Haram", kata salah seorang jama'ah masjid agung. 

Usai sholat tarawih, acara diawali dengan Tausiyah Syaikh Mahmoud Al Shawesh. Ia senang mendapat kehormatan diundang hadir oleh Pemerintah Daerah dalam acara Nuzulul Qur'an dan sangat terkesan dengan penerimaan yang ramah dari Pemda dan Jamaah Masjid. Syaikh juga mohon dukungan terhadap umat muslim yang ada di Palestina sebagai wujud Ukhuwah Islamiyah. 

Pjs.Bupati Lombok Timur, H. Ahsanul Khalik S.Sos, MH dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan selamat datang kepada Syaikh Mahmoud Al Shawesh yang dapat berkunjung ke Kabupaten Lombok Timur, daerah yang masyhur dikenal dengan Bumi seribu menara Masjid atau serambi Madinathul Al-munawarah. 

"Masyarakat Lombok Timur merasa satu dengan warga masyarakat Palestina, satu ukhuwah Islamiyah, merasa perasaan yang satu perjuangan menegakkan jalan Allah SWT'', ungkap Ahsanul. 

Dikatakannya bahwa kunjungan ini merupakan pengobat rindu warga masyarakat Lombok Timur akan keberadaan saudara-saudara warga yang berada di Palestina. Warga masyarakat Lombok Timur hanya mampu berdoa, akan selalu dan selamanya bagi keselamatan warga Palestina. 

"Palestina milik umat Islam dan mempertahankan Palestina dengan ikut berkontribusi baik harta dan pikiran ikut menegakkan agama Allah dan warga Lombok Timur memiliki kepekaan sosial terhadap warga Palestina. "ungkapnya

Dilanjutkannya bahwa memperingati Nuzulul Qur'an Tingkat Kabupaten Lombok Timur, dimana Lombok Timur yang mempunyai visi dan misi " Mewujudkan masyarakat Kabupaten Lombok Timur yang sejahtera lahir dan batin dalam bingkai persatuan dan kesatuan dilandasi Iman dan Taqwa ", seharusnyalah dapat menjauhi diri dari hal-hal tidak baik, baik dalam pelaksanaan pemerintahan dan seluruh sendi-sendi kehidupan bermasyarakat harus terkandung nilai-nilai Al-Qur'an dan nilai-nilai tersebut harus teraplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Lombok Timur. 

Ketika Al-Qur'an menyatakan orang yang mendustakan agama adalah orang-orang yang tidak memberikan makan fakir miskin dan anak yatim, maka Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berupaya dengan baik bagaimana melakukan pemberdayaan ekonomi kerakyatan untuk terus mendorong masyarakat dari garis kemiskinan yang jumlahnya 200 ribu lebih dari 1,3 juta jiwa masyarakat Lombok Timur. 

" Perbedaan itu suatu hal yang biasa, yang merupakan sunatullah, untuk itu mari jaga perbedaan dengan sama-sama menjaga situasi dan kondisi keamanan di lingkungan kita masing-masing", himbaunya. 

Al-Qur'an tidak pernah habis nilai-nilainya, maka melalui kesempatan Nuzulul Qur'an ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Pjs.Bupati mengajak Para Jamaah semua agar bisa menjadi ahlil Qur'an karena ahlil Qur'an itu bukanlah orang-orang yang fasih dalam bacaannya atau pandai menghapal Al-Qur'an melainkan orang orang yang pandai dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an itu sendiri. 

Jika ini bisa dilakukan maka Lombok Timur akan menjadi Daerah yang Baldatun Toyibatun Warobun gafur akan mampu diwujudkan. Dalam pelaksanaan pelayanan masyarakat tentu banyak hal yang kurang baik, maka Pjs. bupati atas nama Pemda, TNI, Polri dan unsur pemerintah vertikal memohon maaf kepada masyarakat Kabupaten Lombok Timur mudah-mudahan dengan maaf yang diberikan akan terus memacu pelayanan menjadi lebih baik sehingga apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat tercapai. 

"Tetap jaga persatuan dan kesatuan, tingkatkan ukhuawah Islamiyah karena Lombok Timur milik kita semua serta ada dalam pikiran dan jiwa masyarakat Lombok Timur" pesan Ahsanul mengakhiri sambutannya. 

Uraian singkat Nuzulul Qur'an disampaikan oleh TGH. Tapa'ul Amri Jaya, yang intinya mengajak jamaah untuk terus meningkatkan kedamaian baik dalam kehidupan berbangsa, bernegara maupun dalam kehidupan berkeluarga dengan kata-kata yang benar, jujur dalam ucapanya.

"Jika hal tersebut dapat dijaga maka pasti akan ada kedamaian dalam kehidupan. Selanjutnya perbanyak istighfar maka persoalan yang sulit akan dapat teratasi dengan cepat. Betapa banyak persoalan dalam kehidupan ini maka istighfar merupakan satu-satunya cara dalam mengatasi masalah, termasuk persoalan di Kabupaten Lombok Timur, Berikutnya jaga lisan. Betapa banyak perselisihan dengan lisan, kehancuran dengan lisan, untuk itu jaga lisan dengan baik."paparnya

Pantauan Media, Acara Nuzulul Qur'an ini dihadiri Unsur Forkopimda,Toma dan Toga, Kepala OPD, Camat, kades/Lurah sekab.Lotim, undangan lainnya dan segenap jamaah masjid Agung Al-Mujahidin Selong. (Moel)

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.