Header Ads

ads header

Muammar "Memilih" TPS Jerneng


Seputarlombok.com | Lombok Barat - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Provinsi NTB termasuk di Lombok Barat akan digelar hari rabu besok tanggal 27 Juni. Semua persiapan mulai dari kebutuhan Logistik pemilihan umum Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Lobar sudah mendistribusikannya, dan dipastikan semua logistik Pilkada Lobar sudah pasti akan ada di masing-masing Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) paling telat h-1 sebelum pencoblosan.

TGH Muammar Arafat, tokoh agama sekaligus ulama muda yang akrab di sapa (KTM) ini berencana untuk melihat bagaimana proses pemungutan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Lombok Barat.

TPS yang akan menjadi tempat yang akan ia kunjungi pertama kali yakni di dusun Jerneng Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Lobar. Dirinya datang mengunjungi hanya sebatas memantau pelaksanaan pemungutan suara di beberapa TPS yang ada di Lombok Barat.

" Besok selesai saya memberikan hak suara untuk Pilgub saya akan mengunjungi TPS yang ada di dusun Jerneng,"kata Muammar, senin (25/6).

Muammar dan Keluarga akan memberikan hak suara di TPS 007 Lingkungan Pagutan Barat, Ia akan memberikan hak suara untuk pemilihan Gubernur NTB, selepas itu kemudian akan  melanjutkannya dengan mendatangi beberapa TPS yang ada di Lobar.

'' Saya datang ke TPS hanya memantau  bukan memberikan hak suara,'' tegasnya.

Terhadap aktivitas calon pada hari pencoblosan ini, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Lobar tidak melarang aktivitas calon yang akan keliling memantau pelaksanaan pemungutan siara di TPS. Asalkan dalam kegiatan tersebut calon tidak ada menyampaikan ajakan, atau membawat atribut bermuatan kampanye yang bisa mempengaruhi masyarakat saat berada di TPS.

'' Panwaslu tidak melarang, ataupun membolehkan, pokoknya kegiatan calon yang tidakk  ada unsur kampanye bisa dilakukan,''  tegas Lalu Arjuna Surya Nursiwan.

Ia tidak mempermasalahkan kalau palson melakukan kegiatan memantau atau proses pemilihan yang dilaksanakan di Lobar, Arjuna menekankan yang penting, tidak ada unsur-unsur kampanye atau ada atribut kampanye yang dibawa oleh calon ke TPS.

'' Kalau hanya sekedar melihat saja, bolehkan asalkan jangan sampai mengajak,'' ungkapnya.(dz)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.